​Waspadai Komunis Gaya Baru Melalui Seminar Kebangsaan



Sebarkan :


Views: 117

Surabaya-Universitas Merdeka (Unmer) Surabaya menggelar seminar kebangsaan bertema 'Mewaspadai Gerakan Neo Komunis' di ruang aula, Senin (29/1/2018). Ratusan peserta yang mayoritas mahasiswa pun tampak mengikuti acara hingga usai.

Membludaknya seminar ini juga diakui Ketua penyelenggara, Moh Fadlilah Rohman. Ketua Umum Santri Jatim ini mengatakan bahwa tema yang diangkat tersebut memang menyedot perhatian mahasiswa dan kalangan praktisi kampus.

Ia mengakatan, pada era pasca reformasi, komunisme bangkit dengan cara lebih halus dan menyusup kemana-mana. Oleh sebab itu, pihaknya mengajak seluruh peserta untuk terus mewaspadai gerakan-gerakan yang bersifat merusak Negara. "Komunisme bersifat asimetrik dengan strategi soft power. Indikasi yang ada bahwa banyak aktivis, tokoh, politisi, bahkan akademisi, baik dengan sadar atau tanpa sadar mendukung bangkitnya komunis Indonesia dengan membonceng isu HAM dan demokratisasi," katanya.

Selain itu, menurut Fadlilah yang juga mahasiswa Unmer Surabaya Fakultas Ekonomi semester VIII ini menyebut bahwa media sosial juga dijadikan alat yang paling efektif di era sekarang ini. "Maka dari itu saya menegaskan tujuan saya mengadakan seminar ini di kampus saya ingin mahasiswa ,santri dan bahkan pemuda mewaspadai gerakan neo komunis yang saat ini menyusup kemena-mana atau lebih di kenal dengan KGB (Komunis Gaya Baru)," terang dia.

Peserta seminar kebangsaan ini dihadiro oleh santri, mahasiswa dan pemuda yang berasal dari Organisasi kepemudaan (OKP).

Disamping itu, Unmer Surabaya juga mendukung seminar kali ini dan berharap bisa berkelanjutan. Hal ini disampaikan Wakil Rektor III, Yeni Ika Pratiwi. Menurut dia, seminar seperti ini sangat bermanfaat buat anak-anak muda saat ini. "Karena ini sesuai dengan visi dan misi Unmer Surabaya sendiri, dimana mahasiswa harus menjadi pioner," katanya.

Yeni juga meminta kepada mahasiswa untuk perbanyak proses agar bisa menyiapkan diri di masa yang akan datang menjadi mahasiswa berkualitas. "Jangan malah banyak protes tapi minim proses. Ini yang tidak kami inginkan," tuturnya.

Pembicara seminar kebangsaan sendiri disampaikan Purnawirawan Kolonel Laut, Ir Jusuf Mahdi, MM. Ia Menilai, gaya hidup orang saat ini menjadi sebuah ancaman. Mulai dari maraknya pesta narkoba, suka sesama jenis dan hampir semua orang disibukkan dengan gadgetnya masing-masing. "Ini adalah bentuk ancaman nyata sekarang ini," tegasnya.

Ia mengimbau kepada seluruh warga negara Indonesia untuk mengedepankan yang sudah tertuang dalam UUD 1945. "Mulai dari memahami, mengamalkan, mengimplementasikan, mengaplikasikan dan paham kebangsaan melalui realisasi nilai luhur pancasila," tandasnya.

Sementara itu, Fahmi Ketua BEM Unmer. Menegaskan bahwa tujuan dari seminar adalah Mewaspadai Komunisme gaya baru, dan berkembangnya faham komunisme di tengah masyarakat, terutama dikalangan pemuda dan mahasiswa.

Tags: