Wapres Jusuf Kalla ​Resmikan RSI Surabaya



Sebarkan :


Views: 11

Surabaya - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meresmikan Gedung Graha Rumah Sakit Islam (RSI) di Jalan Achmad Yani, Surabaya, Kamis (12/7/2018). Rumah sakit tersebut sebagai referensi proyek percontohan rumah sakit di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU).

Dalam sambutannya, JK berharap rumah sakit yang didirikan oleh Yayasan RS Islam Nahdlatul Ulama tersebut dapat memberikan layanan yang terbaik untuk masyarakat dengan mengedepankan teknologi.

"Ini melengkapi niat baik dan harga diri biar mempunyai layanan yang Islami dan mengedepankan teknologi, saya ingin sampaikan penghargaan," kata JK.

Rumah sakit swasta tertua di Kota Pahlawan ini akan dijadikan sebagai rumah sakit Pendidikan bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa). Selain itu juga, lanjutnya, menjadi pusat layanan hemodialisa (cuci darah), serta layanan kesehatan dan kecantikan kaum hawa (women health and beauty).

Menurut JK, rumah sakit merupakan gawang terakhir yang wajib dipenuhi dengan fasilitas dan teknologi kesehatan yang memadai. Mulai dari skill tenaga kesehatan, penggunaan teknologi terbaik hingga hospitality.

"Oleh sebab itu, perbaikan fasilitas rumah sakit harus dibarengi dengan kesehatan lingkungan serta perilaku masyarakat," imbuhnya.

Untuk itu, kata JK, pemerintah juga telah menjalankan gerakan hidup sehat. Berapa pun banyaknya rumah sakit, harus tangani penyebab timbulnya penyakit. Dan kampanye kebersihan lingkungan harus dilakukan.

Pihaknya juga mengimbau pemerintah daerah turut mengkampanyekan kebersihan lingkungan, agar masyarakat terbiasa dengan budaya hidup sehat. Dengan begitu, angka pengunjung rumah sakit dapat ditekan beserta dana BPJS Kesehatan.

"Makanya usaha terus, berapa pun dana yang dikumpulkan untuk berobat enggak akan cukup jika lingkungan masih tercemar," tegas dia.

Setelah memberikan sambutan, JK meninjau beberapa ruangan yang ada di gedung tersebut. Mulai dari poli umum, disusul dengan hemo dialis ruang cuci darah. Kemudian JK menuju lantai empat di ruang Mekah rawat inap. Diketahui RSI Surabaya ini berada dalam pengelolaan Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis). Gedung tersebut pernah disambangi oleh JK pada 28 Februari 2017 lalu.

Sementara, Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis) Mohammad Nuh DEA mengatakan akan terus mengembangkan sinergi dengan rumah sakit Islam lainnya, lewat empat aspek. Yakni sumber daya insani, kultur, tata kelola energi dan infrastruktur termasum medical equipment.

"Pembangunan ini juga untuk mendukung Kota Surabaya sebagai kota jasa layanan, terkait dengan layanan kesehatan,” ujarnya.

Direktur Rumah Sakit Islam Surabaya Samsul Arifin juga memaparkan bahwa RSI Surabaya ingin merubah imej masyarakat yang menganggap RSI Surabaya masih dikelola secara konvensional. Kini, kata dia, RSI Surabaya telah bertransformasi menjadi RS Islam yang modern, dengan peralatan dan sarana prasarana yang sesuai akreditasi.

"Sehingga bisa menjadi kebanggaan warga NU terhadap fasilitas kesehatan dan sebagai tolak ukur untuk menyambut 100 tahun NU pada tahun 2026," pungkasnya

Turut hadir dalam acara tersebut, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menristek Dikti Mohammad Nasir, serta Gubernur Jawa Timur Drs H Soekarwo. 

Tags: