​Tri Susilowati : Indonesia Tidak Bisa Melepas Demokrasi Tanpa Batas



Sebarkan :


Views: 29

Semarang- Dekan Fakultas Hukum Undaris, Tri Susilowati MH saat menjadi pembicara dalam seminar kebangsaan ‘UU Ormas Dalam Prespektif Konstitusi, Demokrasi Pemuda Zaman Now’ di Balirung PP PAUD dan DIKMAS Jawa Tengah, Senin (27/11/2017) menjelaskan bahwa langkah pemerintah mengeluarkan Perppu Ormas sudah tepat.

Doktor Ilmu Hukum UNDIP beralasan bahwa perppu ormas untuk membatasi agar demokrasi tidak kebabalasan. “Negara Indonesia tidak bisa melepas demokrasi tanpa batas memberikan kebebasan suatu masyarakat tanpa ada batasan. Karena, hal tersebut akan menimbulkan banyak konflik yang bertentangan konstitusi dengan asas-asas Pancasila” jelasnya.

Tri Susilowati, juga menyadiri bahwa bahwa sebagian kalangan menganggap kehadiran Perppu ini berpotensi mengancam kewajiban negara untuk menghormati dan melindungi Hak Asasi Manusia (HAM) yang dijamin di dalam UU Hak Asasi Manusia, khususnya hak atas keyakinan politik.

“Keinginan individu maupun kelompok yang menolak keberadaan UU, tentu tidak perlu dihambat, karena negara sudah menyiapkan jalur hukum untuk melawan UU yang dianggap bertentangan dengan konstitusi. MK adalah pengawal konstitusi, sehingga apapun hasil yang diputuskan nantinya bisa mengakhiri perdebatan, salah atau tidak, keliru atau tidak dari UU” ucapnya.

“Jika negara Indonesia menganut sistem demokrasi liberal, maka hal yang akan terjadi adalah masyarakat Indonesia akan mulai meniru kehidupan orang barat. Seperti memperbolehkan sebebas bebasnya negara paham liberal jaman now, dan akan seradikal penganut paham radikalis. Ini tentu akan menyebabkan kerusakan moral terhadap bangsa Indonesia” tandasnya.

Tags: