Tontowi/Liliyana Melaju ke Putaran Kedua Tiongkok Terbukax



Sebarkan :


Views: 29

Fuzhou - Pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menggandakan kemenangannya atas duet Denmark Anders Skaarup Rasmussen/Line Hojmark Kjaersfeldt untuk memastikan langkahnya ke putaran dua turnamen bulu tangkis Tiongkok Terbuka.

Dalam pertarungan putaran pertama turnamen yang dilangsungkan di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, Tiongkok, Rabu (15/11), Tontowi/Liliyana mampu mengatasi hadangan wakil Denmark 21-15, 21-8.

Kemenangan tersebut merupakan yang kedua kalinya bagi Tontowi/Liliyana atas Rasmussen/Kjaersfeldt yang sebelumnya dicetak dalam turnamen level Super Series lainnya, Denmark Terbuka 2017, dengan skor 21-16, 21-14.

"Sebenarnya sama saja dengan pertemuan sebelumnya, cuma hari ini kami lebih siap dan lebih tahu permainan mereka. Kami sendiri juga dari awal gerakannya sudah langsung enak. Ibaratnya ketinggalan satu-dua poin pun masih yakin, karena gerakan kami sudah oke. Tinggal fokusnya dijaga," kata Liliyana melalui keterangan yang diterima di Jakarta.

Sementara menurut Tontowi, padunya cara bermain mereka tidak lepas dari cepatnya penyesuaian dengan shuttlecock dan lapangan.

"Karenanya, kami langsung bisa enak feelingnya," ujar Tontowi.

Tontowi/Liliyana pernah dua kali menduduki podium utama di turnamen level Super Series Premier ini, yaitu pada tahun lalu, 2016 dan tahun 2013. Berbekal catatan yang cukup baik di China, pasangan ini berharap bisa menikmati permainan hingga partai puncak.

"Di sini kami chemistrynya bagus. Tahun lalu kami juara. Tahun 2013 kami juga juara. Mudah-mudahan karena kami pernah bagus di sini, pernah juara di sini, feelnya kami dapat, mudah-mudahan kami bisa terus enjoy sampai juara," ujar Liliyana mengharapkan.

Akan tetapi, Liliyana tidak ingin berfikir terlalu jauh dan ingin fokus menghadapi lawan satu-persatu dulu hingga bisa merealisasikan target mereka.

"Apalagi sekarang persaingan juga sudah merata. Seperti lawan tadi, ceweknya main tunggal, cowoknya main ganda, tapi kami tidak boleh menganggap remeh dan tetap waspada," tutur atlet asal klub Djarum Kudus tersebut menambahkan.

Sumber : Beritasatu.com 

Tags:

#indonesia