Tomcat Resahkan Penghuni Rusunawa Triharjo



Sebarkan :


Views: 33

Kulon Progo- Warga penghuni Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa) di Pedukuhan Tambak, Triharjo, Kecamatan Wates terserang gigitan semut semai atau tomcat paederus littoralis. Hewan berwarna kuning hitam tersebut, terlihat banyak berkumpul di tempat lembab, dan diterangi cahaya lampu.

Tomcat hinggap di dinding- dinding serta pakaian penghuni yang dijemur di luar kamar. Namun begitu, sakit yang dirasakan warga diduga bukan berasal dari gigitan serangga tersebut, melainkan dari cairan kuning yang dihasilkan dan menempel di pakaian warga saat dihinggapi. Cairan yang dihasilkan serangga itulah yang diduga warga menyebabkan kulit terasa panas dan melepuh.

"Ini sudah kedua kalinya terjadi serangan tomcat. Beberapa bulan lalu juga pernah muncul," kata seorang penghuni, Ita Purwanti, Jumat (13/10/3017).

Ita Purwanti mengungkapkan, ini kali kedua anak-anak dan suaminya terkena tomcat. Kulit mereka terlihat seperti ada luka, merah dan melepuh seperti berisi air.

Awalnya ia mengira anaknya hanya menderita alergi air, karena baru lima bulan tinggal di rusunawa tersebut. Namun hari ke hari ia menyadari di kediamannya sering terlihat ada tomcat, dan ketika hewan itu muncul, maka anak-anaknya lagi-lagi menderita luka lepuh.

Ita sempat memeriksakan anaknya di puskesmas terdekat. Namun pihak puskesmas justru mengira bahwa luka akibat tomcat merupakan alergi atau penyakit herpes.

“Gejala awalnya itu ada luka merah, gatal dan panas kemudian melepuh. Saat ini yang bisa dilakukan cuman dipel setiap hari dan memperhatikan pakaian yang dijemur di luar kalau-kalau ada binatang itu menempel” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua RT 12 RW 26 Tambak Triharjo, Wates, Sutarto menyebutkan, kemungkinan tomcat tersebut awalnya berasal dari sawah atau ladang, yang berada tak jauh dari rusunawa, dan menyerang warga yang tinggal di sana.

"Sebelumnya tomcat sudah sempat mati menghilang tapi dua minggu kemudian muncul lagi sampai sekarang. Kami hanya bisa mengimbau warga untuk menjaga kebersihan kamar huniannya dari tomcat supaya tidak sakit," ujarnya.

Rusunawa Triharjo saat ini dihuni oleh 55 Kepala Keluarga (KK) di Blok A sedangkan Blok B dihuni 35 KK. Hingga kini terlapor, baru warga yang tinggal di blok A saja yang terkena serangan tomcat, sedangkan di blok B masih nihil.

Tags: