Tolak Pendataan PT. KAI, Warga Demangan Blokir Jalan



Sebarkan :


Views: 179

Yogyakarta- Puluhan warga Demangan RW 11, Gondokusuman, Yogyakarta berjaga di sekitaran Gudang Sparepart KAI. Puluhan warga tersebut menolak adanya pendataan ulang yang akan dilakukan oleh PT KAI Daop 6 terhadap warga sekitar, Senin (14/8/2017).

Sebagai bentuk penolakan, warga memblokir jalan masuk kampung Pengok. Aksi pemblokiran jalan dan pemasangan spanduk penolakan ini mendapat pengawalan aparat kepolisian dan TNI.

Miftahul Anam, Ketua RT 41 yang masuk dalam RW 11 mengungkap pihaknya menerima surat dari perwakilan PT KAI Daop 6 Yogyakarta akhir minggu lalu. Menurut dia, dalam surat tersebut PT KAI memberitahukan akan adanya pendataan ulang baik warga maupun bangunan yang ada di kawasan tersebut.

"Satu per satu warga didatangi, diberikan surat pemberitahuan tersebut katanya untuk sosialisasi. Kami lantas berpikir apakah KAI akan melakukan relokasi seperti di Pasar Kembang, kami khawatir kalau tiba-tiba digusur begitu saja," ungkapnya.

Sementara itu Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto mengatakan, surat yang disampaikan pada warga hanya bertujuan untuk mendata jumlah dan siapa saja yang tinggal di kawasan aset KAI. Menurut dia, pendataan sangat perlu dilakukan agar PT KAI bisa mempertanggungjawabkan saat ada instansi terkait yang menanyakan data pasti.

"Kami lakukan pendataan sebagai langkah antisipasi apabila ada pertanyaan dari pihak manapun maka kami bisa menjawab dengan pasti. Misalnya saja ketika ditanya KPK dan BPK maka kami harus bisa jawab pastinya dan cara mendapat data ya lewat proses pendataan seperti yang dilakukan di Demangan," ungkapnya saat ditemui di Balai Yasa Yogyakarta.

Meskipun mendata, Eko mengaku belum mengetahui rencana selanjutnya jika proses itu selesai, termasuk info terkait rencana pembangunan Depo dan Mess Masinis. Menurut dia, pendataan aset PT KAI Daop VI juga dilakukan disejumlah wilayah, tak hanya di kampung Pengok. Eko berharap warga memahami tugas dan tanggungjawab PT KAI terkait pendataan aset tersebut. (TTN)

Tags: