​Tokoh Umat Islam Bekasi Sepakat Tolak Politisasi Masjid



Sebarkan :


Views: 24

Bekasi- Kepala Bidang SDM Islamic Center Bekasi KH. Momon Zaenal Arifin, M. Ag, Panitia Tabligh Akbar di Masjid Al-Azhar Jakasampurna Bekasi, Rabu (29/5/2018) mengungkapkan tujuan Tabligh Akbar Ramadhan Penuh Berkah, bertema "Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah dan Ketakwaan Kepada Allah SWT, Tolak Radikalime Dan Berkampanye Politik Praktis Di Masjid" untuk meningkatkan Ukuwah Islamiah dan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Di lokasi Zaenal Arifin, mengatakan bahwa jamaah yang hadir sepakat melakukan deklarasi Tolak Politisasi masjid, sesuai dengan tema Tolak Radikalisme dan Tolak berpoltik Praktis di Masjid. “Artinya bahwa umat Islam harus cerdas dan wajib berpolitik untuk menentukan pilihannya tapi tidak menjadikan masjid sebagai praktek politik Praktis, oleh karena itu jamaah yang hadir sepakat menolak politik praktis di masjid dan fungsikan masjid tempat sarana Ibadah berdakwah, syiar Islam dan masjid pemersatu umat” Jelas Zaenal Arifin.

Sementara itu, KH. Endang JMT perwakilan APGAN 82 menilai bahwa dalam acara Tabligh Akbar Ramadhan temanya sangat tepat. “Sepakat bahwa masjid bukan tempatnya untuk dijadikan praktek politik karena fungsi masjid itu yang sebenarnya tempat beribadah berdakwah dan pemersatu umat” tegas Endang JMT

Hal senada juga diungkapkan KH Khunaefi Sanusi, Lc, MA, Pengurus DKM Al Azhar, bahwa tema acara Tabligh Akbar Ramadhan sangat tepat dan bagus. “Saya sepakat tolak Radikalisme dan berkampanye politik praktis di Masjid dan kembalikan fungsi masjid untuk tempat beribadah dan bukan tempat untuk perpecahan umat” kata Khunaefi.

KH Khunaefi Sanusi juga berpesan agara umat islam terhadap sesama umat lainnya jangan saling menyakiti tapi harus saling menghargai. “Sesama umat islam jangan mudah mengkafirkan” tegas KH Khunaefi Sanusi.

Tabligh akbar menolak adanya radikalisme dan berkampanye politik praktis itu di masjid dihadiri Pengurus masjid se-Bekasi, alim ulama Bekasi, ormas se-Bekasi dan anak yatim piatu.

Selain di isi dengan ceramah agama di akhir tabligh akbar, undangan yang hadir sepakat secara bersama – sama membaca deklarasi Tolak Radikalisme dan Berkampanye Politik Praktis di Masjid. Adapun isi dari deklarasi itu adalah Mengutamakan fungsi masjid untuk tempat beribadah kepada Allah SWT, Menjadikan masjid sebagai sarana untuk mempersatukan ummat, dan Menjaga kesucian masjid dari kegiatan kampanye politik praktis dan radikalisme.

Tags: