Syamsuar-Edy Daftar Pilgub Riau Disambut Prosesi Adat Melayu



Sebarkan :


Views: 82

Pekanbaru - Pasangan Calon (Paslon) Gubernur Riau dan Wakil Gubernur Riau, Syamsuar-Edy Afrizal Natar Nasution mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat Senin sekitar pukul 11.00 WIB disambut prosesi budaya Melayu.

"Kami sangat menjunjung sekali budaya Melayu. Memang KPU Riau sengaja menampilkan prosesi ini agar menjadi tontonan menarik sebagai upaya menyosialisasikan Pilkada kepada masyarakat untuk ikut mensukseskan pesta demokrasi, " kata Ketua KPU Riau Nurhamin Hamid di Pekanbaru, Senin (8/1).

Nurhamin menjelaskan prosesi ini akan diberlakukan bagi semua Paslon yang datang ke KPU untuk mendaftar sebagai peserta Pilkada 2018.

Paslon Syamsuar-Edy Nasution datang didampingi ketiga partai politik yang mengusung yakni Ketua DPW PAN Riau Hendri Muniefan Nasir dan Ketua DPW Nasdem Riau Iskandar Husein dan para pendukung dan simpatisan.

Pendaftaran ini disambut langsung oleh kelima Komisioner KPU Riau dengan adat melayu.

Kedatangan Paslon dengan berseragam melayu lengkap warna putih dan tanjak serta sarung hitam disambut pencak silat di lobi kantor Senin pagi sekitar pukul 11.00 WIB.

Iringan kompang dan sambutan pantun pertanda salam mempersilakan Paslon pendaftar pertama ke KPU Riau ini masuk dan diarak ke ruangan pendaftaran di lantai II Gedung Jalan Gajah Mada Pekanbaru.

Proses pengawalan di pintu masuk kantor KPU ekstra ketat, ada petugas berjaga dan dipasangi alat detektor. Bagi yang tidak memiliki tanda pengenal tidak dibenarkan masuk meliput acara pendaftaran yang berlangsung di lantai II.

Kantor KPU juga mendadak disulap dengan Indah bernuansa Melayu, setiap ruangan yang menjadi akses proses pendaftaran Paslon dipasangi kain penutup warna-warni khas melayu yakni merah, kuning dan hijau. Di depan lobi pintu masuk juga di tegakkan payung penganten berhiasan taburan nuasan melayu.

Semua Komisioner dan petugas KPU yang terlibat tampak berpakaian melayu lengkap berwarna oranye.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, diikuti akad pencalonan seperti proses ijab kabul pada pernikahan. Untuk masyarakat dan pendukung yang tidak bisa masuk KPU menyediakan tenda dan kursi di halaman dan TV untuk menyaksikan proses pendaftaran.

Sumber : Beritasatu.com 

Tags: