Susi Pudjiastuti Hadiri Lustrum XII SMAN 1 Yogyakarta



Sebarkan :


Views: 122

Yogyakarta- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menghadiri Lustrum XII SMAN 1 Yogyakarta, Jumat (15/12/2017).

Kedatangannya disambut oleh panitia dan alumni lainnya, seperti Wakil Gubernur DIY Paku Alam X, Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti dan Ketum PP Romahurmuziy.

Pada kesempatan kali ini Susi Pudjiastuti hadir menjadi pembicara utama pada Talkshow Kemandirian, Kewirausahaan dan Penerapan Teknologi di Jogja Expo Center (JEC).

Dalam materinya ia berpesan kepada anak muda untuk mandiri dan lepas dari ketergantungan pihak asing.

Menurut Susi, anak-anak muda adalah masa depan Bangsa. Indonesia harus berdaulat di atas kaki sendiri, termasuk dalam sektor kelautan dan perikanan. Lantaran itu, anak-anak muda harus mandiri tanpa intervensi pihak asing.

Ia mencontohkan masa Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai Menteri KKP. Saat itu, ia bertekad menjadikan Indonesia berjaya dan menguasai lautan sendiri tanpa bantuan pihak asing.

Ia pun kemudian menegakkan hukum Undang-Undang 45 soal penangkapan dan penenggelaman kapal asing yang mencuri ikan di dalam Zona Eksklusif Ekonomi (ZEE) Indonesia. Ia juga mendorong Presiden Jokowi mengubah paradigma pembangunan dari berbasis agrikultur jadi berbasis kelautan.

"Bangsa yang menang dalam percaturan dunia adalah bangsa yang menguasai lautan. Dengan dikeluarkannya Perpress no 44 (soal menenggelamkan kapal asing yang mencuri) Indonesia kini sudah berdaulat di negara sendiri," tegasnya.

Susi menceritakan ia masih penasaran kenapa Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuknya sebagai menteri. Apalagi ijazah terakhirnya cuma Sekolah Menengah Pertama. Susi pun sudah beberapa kali bertanya langsung ke presiden, tetapi dia tak mendapatkan jawaban yang puas.

"Saya tanya, ngangkat saya menjadi menteri ini ada apa? (Dapat informasi) dari mana? Tetapi beliau selalu bilang dapat dari google," ucapnya

Susi juga menyampaikan langsung ke presiden kalau dia adalah orang setengah gila. Tetapi ternyata Susi mendapat jawaban tak terduga dari presiden yang menyebut Indonesia memang membutuhkan orang-orang gila.

"Justru negeri ini butuh orang gila, katanya (presiden). Ya akhirnya dengan segala rasa hormat dan tentu saja syukur yang luar biasa, saya ambil tanggungjawab yang diberikan Pak Jokowi," jelasnya.

Susi mengaku berasa senang dan bahagia teringat momen saat dirinya menempuh pendidikan di SMAN 1 Yogyakarta,salah satu hal sederhana yang cukup berkesan adalah karena dulu ia kerap makan bakso bersama teman-teman sekolah.

"Selain itu, kami juga memiliki kenangan saat latihan baris-berbaris serta diskusi yang terkadang menjadi seperti debat kusir," ujar dia.

Semua memori yang kemudian terungkit kembali berkat adanya acara talkshow ini pun tak pelak membuatnya terharu. Ia juga memberi kesan terhadap siswa-siswi SMAN 1 Yogyakarta.

"Saya lihat mereka (siswa-siswi SMAN 1 Yogyakarta) masih anak-anak yang disiplin karena tidak terlalu kayak anak-anak Jakarta kelihatannya. Tapi saya pikir sedikit lebih gembira dan jauh lebih baik ya," imbuhnya

Tags: