Supporter PSIM Jogja Tuntut Manajemen Lakukan Perubahan dan Perbaikan



Sebarkan :


Views: 21

Yogyakarta- Ratusan suporter PSIM Jogja menggelar aksi menuntut adanya perubahan dan perbaikan manajemen, di Wisma PSIM, Minggu (26/11/2017)

Dalam orasinya para suporter menuntut agar manajemen segera memenuhi tuntutan yang dilayangkan beberapa waktu lalu. Adapun tuntutan tersebut adalah status berbadan hukum PSIM harus lebih jelas, suporter terlibat dalam kepemilikan saham, struktur manajemen profesional, pemberantasan calo, pengelolaan PSIM store yang lebih baik dan penyelesaian Jersey salvo.

Ada beberapa alasan para supporter menuntut manajemen agar segera memenuhi tuntutan yang dilayangkan seperti yang telah disebutkan, yakni

Poin pertama, Menurut koordinator suporter yang enggan disebutkan namanya, tuntutan paling utama adalah mengenai kejelasan badan hukum PSIM.

"Pengaruh tidak jelasnya badan hukum menimbulkan efek domino. Salah satunya kesulitan mencari sumber dana untuk mendanai tim, karena investor dan sponsor enggan mendekat," ujar Koordinator aksi damai.

Poin kedua tentang kepemilikan saham, Apabila suporter memiliki sebagian saham tim, otomatis suporter dapat turut andil dalam fungsi kontroling.

Poin ketiga pemberatasan calo tiket pada setiap pertandingan yang dirasa merugikan tim.

Poin keempat tentang pengeolaan PSIM Store yang dirasa aliran dana yang masuk ke kas tim tidak transparan.

"Kami harapkan pengelolaan PSIM lebih tertata. Keuntungan yang masuk ke kas PSIM dari penjualan merchandise harua ada kejelasan," tambah koordinator aksi.

Tuntutan terakhir mengenai penyelesaian status pre order jersey salvo pada tahun 2015 yang hingga kini belum diselesaikan pihak manajemen.

Dalam aksi damai yang digelar ini, tak terlihat satu pun perwakilan manajemen. Setelah menunggu cukup lama, massa aksi pun ditemui oleh perwakilan Askot PSSI Jogja, Yoyok.

“Kami akan sampaikan hal ini saat forum Asprov. Hal ini karena PSIM juga anggota Asprov PSSI DIY,” katanya.

Usai mendapatkan jawaban, massa aksi pun memilih menyegel PSIM Store dengan spanduk berisi tuntutan yang berada di bagian depan komplek Wisma PSIM. Penyegelan ini sebagai bentuk kekecewaan suporter karena tidak bisa bertemu dengan manajemen.

Tags: