Ribuan Warga dan Sejumlah Pejabat Meriahkan Sebaran Apem



Sebarkan :


Views: 22

Klaten- Ribuan warga yang hadir dari berbagai daerah untuk mengikuti tradisi sebaran apem di Oro-oro Tarwiyah kompleks makam Ki Ageng Gribig, Jatinom. Kegiatan sebaran apem yang merupakan puncak perayaan tradisi saparan, Yaqowiyyu. Pihak panitia menyiapkan sebanyak 5 ton apem, Jumat (3/11/2017).

Sebelum disebarkan, kue apem tersebut diinapkan di masjid Besar Kiai Ageng Gribig Jatinom. Setelah salat Jumat apem tersebut diarak menuju Sendang Plampeyan yang tidak jauh dari makam Kiai Gribig.

Terlihat ribuan warga mulai memadati lokasi dan rela berdesak-desakan meski acara belum dimulai. Sebaran apem dimulai dengan arak-arakan dua gunungan apem dari Masjid Besar Ki Ageng Gribig menuju panggung Oro Oro Tarwiyah. Setibanya di panggung utama, gunungan apem tersebut didoakan oleh ulama setempat.

Tidak hanya itu, apem juga disebar dari dua menara yang terletak di tengah Oro Oro Tarwiyah. Apem yang disebar pun seketika menjadi rebutan warga yang sudah menunggu. Bahkan saat apem mulai disebarkan, ribuan masyarakat hampir tidak memperdulikan situasi sekitar, tak sedikit warga juga menggunakan peralatan untuk bisa menangkap apem sebanyak mungkin.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, sebaran kue apem kali ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Plt Bupati Klaten Sri Mulyani beserta jajarannya.

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga menyampaikan bahwa tradisi ini merupakan peninggalan budaya yang luhur dan sangat perlu dilestarikan secara turun temurun.

"Budaya ini merupakan budaya yang luhur dan mengandung makna persatuan bangsa dan negara. Saya harap masyarakat dapat meneladani nilai-nilai yang terkandung di dalamnya," ungkapnya.

Hal yang sama juga disampaikan Ganjar.Ia mengaku terkesan dengan banyaknya masyarakat yang hadir untuk mengikuti perayaan tradisi ini. Kesempatan ini merupakan lawatan Ganjar yang pertama kalinya menghadiri perayaan tradisi Yaqowiyyu.

"Budaya ini menarik, luhur, dan bisa mengumpulkan orang sebanyak ini. Kami dari pemerintah ikut bergembira. Ke depan kami berharap terus diuri-uri (dilestarikan)," paparnya.

Tags: