​Revitalisasi Kawasan Malioboro Sisi Barat Telah Dimulai



Sebarkan :


Views: 65

Yogyakarta- Malioboro sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi di DIY terus menerus dipercantik. Terbaru, Pemda DIY mulai melaksanakan proyek revitalisasi sisi barat Malioboro, Senin (12/10/2018). Penataan dilakukan secara bertahap dan dimulai dari sisi utara (Simpang Teteg).

Revitalisasi akan dilakukan oleh tiga tim untuk mempercepat penataan. Tim pertama akan mengerjakan pada bagian sisi utara sampai Simpang Jalan Sosrowijayan, kedua dari Simpang Sosrowijayan sampai Simpang Jalan Dagen, kemudian ketiga dari Jalan Dagen sampai ke selatan. Pekerjaan akan diawali dengan pembongkaran lantai, pengecoran, hingga pemasangan teraso.

Manajer Proyek Revitalisasi Kawasan Malioboro, Eri Purnomo mengatakan masing-masing PKL yang tempat berjualannya sedang dilakukan pengerjaan, maka akan diliburkan selama 2 minggu.

“Para pedagang sudah di sosialisasi dan diberi jadwal, selama 2 minggu nanti akan libur dulu untuk pembongkaran dan cor kering. Kemudian jika sudah selesai cor tahap awal, mereka akan jualan lagi,” ungkap Eri.

Eri menambahkan, ketika pada saat pengecoran teraso yang juga diperkirakan memakan waktu 2 minggu, maka PKL akan diliburkan lagi

“PKL akan libur lagi 2 minggu berikutnya, guna pengecoran teraso. Kalau langsung diliburkan selama satu bulan kan kasihan,” terangnya.

Eri menegaskan, hingga masa kontrak berakhir yakni pada Desember 2018 nanti, pihaknya menyelesaikan proyek yang besarnya tiga kali lipat dari pekerjaan tahun 2017 lalu.

“Luasan revitalisasi kawasan pedestrian yang harus dikerjakan tahun ini hampir tiga kali lipat dibandingkan 2017. Pada 2017 luasannya hanya sekitar 5.600 meter persegi, sedangkan tahun ini seluruhnya sekitar 16.600 meter persegi” terangnya.

Penyelesaian revitalisasi Malioboro sisi barat dan penanaman pohon dari Tugu Palputih hingga stasiun tugu anggarannya sekitar Rp 37,3 miliar. Pohon yang ditanam sama dengan yang disisi timur, yakni pohon gayam dan asam.

Tags: