Resepsi Pernikahan Kahiyang-Bobby Digelar Empat Gelombang



Sebarkan :


Views: 36

Solo - Sejak pagi hari, warga Solo sudah memenuhi jalanan, demi menyaksikan arak-arakkan delapan kereja kuda yang membawa rombongan Presiden Joko Widodo, dari kawasan Hotel Alila Solo menuju di Grha Saba Buana, Rabu (8/11), tempat dimana prosesi pernikahan putri kedua Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu, dengan Muhammad Bobby Afif Nasution, dilangsungkan.

Setelah menjalankan prosesi adat Jawa seperti memasang bleketepe dan siraman pada Selasa (7/11), dan pada malam harinya, Kahiyang Ayu menjalankan midodareni.

Rombongan keluarga besar Mohammad Bobby Afif Nasution pun bertandang ke rumah calon pengantin perempuan dengan membawa beragam bingkisan untuk keluarga Jokowi, sebagai simbol menyerahkan berbagai barang kebutuhan dalam prosesi pernikahan. Sedikitnya 33 kotak yang diserahkan pada keluarga Jokowi.

Setelah rombongan keluarga Robby tiba, acara malam midodareni dimulai dengan menyerahkan seserahan tersebut.

Prosesi midodareni jelang pernikahan putri Presiden Joko Widodo (Jokowi) dihadiri ribuan relawan dan tamu undangan, termasuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan.

Ijab Kabul dan Panggih Pada puncaknya, bersamaan dengan Ijab kabul, Bobby Afif Nasution memberikan mahar pernikahan berupa seperangkat alat sholad dan emas 80 gram, Rabu (8/11) pagi di Graha Saba Buana. Setelah ijab kabul Kahiyang dan Bobby menjalani prosesi adat Jawa bernama Panggih atau bertemu.

Prosesi ini merupakan awal pertemuan keduanya setelah resmi menjadi suami istri.

Acara Panggih ini dimulai dari Liron Kembar Mayang, kedua mempelai bertukar bunga mayang yang bertujuan menyatukan kedua individu. Selanjutnya, mempelai pria menginjak telur sampai pecah dalam upacara ngidak endog atau menginjak telur.

Prosesi itu merupakan simbol pecah pamor. Kaki yang dipakai menginjak telur akan dicuci oleh mempelai perempuan sebagai harapan agar pernikahan dan keluarga yang dibangun terhindar dari kesusahan.

Kemudian ada timbangan. Dalam prosesi ini bapak pengantin wanita akan duduk di tengah-tengan pasangan pengantin, kemudian masing-masing pengantin akan menduduki kaki si bapak. Prosesi ini menandai kalau kedua pengantin sudah seimbang.

Sesuai adat Jawa, setelah prosesi injak telur, kedua pengantin juga menjalankan prosesi kacar-kucur, yang disimbolkan dengan uang receh. Pengantin pria akan mengucurkan rezeki dan penghasilan untuk pengantin perempuan.

Setelah keduanya duduk bersanding di pelaminan, resepsi pernikahan Kahiyang-Bobby akan diselenggarakan dalam empat gelombang. Gelombang pertama mulai pukul 10.30-11.30 WIB, kemudian pukul 12.00-13.00 WIB. Untuk malam hari dimulai pukul 18.30 -19.30 WIB dan 20.00-21.00 WIB.

Sebelumnya, kepada media, Pramono Anung mengungkapkan, sebagai Presiden, Jokowi bisa saja menggelar hajatannya di Istana Kepresidenan. Namun Jokowi ingin hajatan tersebut berlangsung sederhana dan tetap di kampung halamannya.

"Putra-putri Pak Jokowi tumbuh besar di Solo dan ingin menggunakan apa yang sudah ada saja, milik sendiri," ujar Pramono Anung.

Seperti kata pak Presiden tadi, lanjut Pramono Anung, acaranya betul-betul di kampung, gedungnya milik sendiri. Hak seorang Presiden untuk menikahkan anaknya di Istana Negara namun itu tidak dilakukan.

Kepada ribuan relawan yang hadir ke kediamannya, Presiden Joko Widodo juga sempat menyampaikan rasa terima-kasihnya. "Terimakasih bapak ibu sekalian. Saya beserta keluarga menghaturkan terima kasih kehadiran bapak ibu malam ini," kata Jokowi dalam memberi sambutan, Selasa (7/11) malam.

Jokowi juga berpesan untuk terus menjaga persaudaraan. Jangan sampai hubungan yang baik terputus karena perbedaan. "Perbedaan merupakan kekuatan kita menjadi bangsa yang besar, harus terus jalin persaudaraan diantara kita," ujar Jokowi.

Sumber : BeritaSatu.com 

Tags:

#jokowi