Rektorat UIN SuKa Cabut Larangan Bercadar



Sebarkan :


Views: 37

Yogyakarta- Kebijakan Rektorat UIN Sunan Kalijaga (SuKa) Yogyakarta yang membina serta meminta 41 mahasiswinya melepas cadar, menimbulkan polemik sejak dua pekan terakhir.

Sejumlah pihak bereaksi setelah Rektor UIN Sunan Kalijaga mengeluarkan aturan terkait penggunaan cadar di kampus.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin mendukung pembinaan yang dilakukan UIN Sunan Kalijaga terhadap mahasiswi bercadar.

Sedangkan Ketua Komite III DPD Fahira Idris menyayangkan kebijakan tersebut.

Setelah menuai pro dan kontra, kebijakan terkait pelarangan mahasiswi menggunakan cadar akhirnya dibatalkan.

Surat pembatalan pelarangan mahasiswi menggunakan cadar itu tertuang dalam Keputusan UIN Sunan Kalijaga yang ditandatangani Rektor Yudian Wahyudi Nomor B-1679/Un02/R/AK.00.3/03/03/2018.

Dalam surat itu tertulis, berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Universitas (RKU) pada Sabtu, 10 Maret 2018, diputuskan bahwa Surat Rektor Nomor B-1301/Un.02/R/AK.00.3/02/2018 tentang Pembinaan Mahasiswi Bercadar dicabut.

Dijelaskan alasan pencabutan aturan pembinaan mahasiswi bercadar itu demi menjaga iklim akademik yang kondusif.

Surat Edaran tersebut ditandatangani oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga, Yudian Wahyudi. Suratnya ditujukan kepada Direktur Pascasarjana, Dekan Fakultas dan Kepala Unit/Lembaga UIN Sunan Kalijaga.

Tags: