Rektor UGM dan Menteri Desa PDTT Lepas Mahasiswa KKN



Sebarkan :


Views: 25

Sleman- Sebanyak 5.992 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) UGM periode 2018 memulai program KKN PPM hari ini. Para mahasiswa diterjukan di 212 unit untuk menjalankan program KKN PPM selama dua bulan.

Acara pelepasan mahasiswa KKN ini dilakukan di Lapangan Grha Sabha Pramana (GSP) UGM, Sabtu (23/06/2018). Secara khusus acara pelepasan ini dilakukan oleh Rektor UGM Pro Panut Mulyono dan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sanjojo.

Rektor UGM, Prof Panut Mulyono menyebut sesuai dengan tema KKN yakni UGM Bersinergi Membangun Desa.

"Ada 16 tema utama, salah satunya Revitalisasi Kawasan Transmigrasi di Lampung, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, NTT, serta Sulawesi Tengah," kata Panut seusai melepas mahasiswa KKN di Lapangan Grha Sabha Pramana UGM, Sabtu (23/6/2018).

Panut mengatakan program KKN dilakukan sebagai bentuk respon kuatnya tekanan globalisasi di berbagai lapisan masyarakat. Menurut Panut, kali ini UGM ingin berkontribusi nyata dengan mengusung tema Bersinergi Membangun Desa.

“Kami ajak mahasiswa turun langsung melihat kondisi riil di masyarakat, mencari letak permasalahan dan mengurai bersama masyarakat. Harapan kami, mahasiswa ketika lulus bisa jadi pimpinan sejati yang punya empati karena memahami apa yang terjadi di masyarakat,” ungkapnya.

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sanjojo menyampaikan apresiasi terhadap UGM yang telah menerjunkan mahasiswa KKN ke seluruh provinsi di Indonesia sebagai wujud komitmen UGM dalam mendukung pembangunan bangsa.

"Saat ini masih banyak masyarakat di desa yang miskin dan tertinggal. Sementara itu pertumbuhan ekonomi tinggi, namun tanpa ada pengurangan kemiskinan dan kesenjangan. Itu justru akan menimbulkan gejolak sosial," ujarnya.

Eko menilai salah satu kendala dalam pembangunan bangsa adalah minimnya sarjana yang mau membangun desa. Oleh karena itu, program mahasiswa KKN UGM dapat menjadi wahana generasi muda untuk berkiprah di desa, daerah, tertinggal, dan kawasan transmigrasi.

Ia berpendapat, mahasiswa yang terjun langsung ke desa dapat berpartisipasi dalam pembangunan desa, seperti, memberi ide, inovasi, dan gagasan dalam pengelolaan potensi desa.

Eko menuturkan banyak kesempatan besar di desa dan para mahasiswa KKN UGM bisa melihat kesempatan itu lalu menciptakan lapangan pekerjaan serta menginspirasi masyarakat desa.

Tags: