Realisasi Penerimaan PBB Baru Capai 80 Persen Jelang Jatuh Tempo



Sebarkan :


Views: 44

Yogyakarta- Penerimaan dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sangat diharapkan untuk pembangunan di wilayah Kota Yogyakarta.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kota YogyakartaTitik Sulastri mengatakan, target yang naik dari Rp 56,4 pada tahun 2016 menjadi 57, 8 miliar pada tahun 2017, diharapkan bisa dicapai. Dia mengatakan, penerimaan PBB yang bisa mencapai target sangat diharapkan untuk pembangunan di wilayah Kota Yogyakarta.

Sementara itu Wakil Wali Kota Heroe Poerwadi pernah mengatakan meminta masyarakat untuk taat membayar pajak demi kelancaran pembangunan Kota Yogyakarta.

"Pajak merupakan komponen penting dalam pembangunan kita, karena Kota Yogyakarta sangat bergantung pada jasa-jasa dan akumulasi tertingginya ada pada (penerimaan) pajak," ungkap Heroe.

Sementara realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kota Yogyakarta sampai saat ini baru mencapai 80 persen dari target yang ditetapkan.

Padahal jatuh tempo tinggal sepekan lagi.

"Baru mencapai sekitar 80 persen atau Rp41 miliar dari target yang ditetapkan dalam APBD murni 2017 sebesar Rp57 miliar," ujar Kepala Badan Pengelolaa Kekayaan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogyakarta Kadri Renggono pada Minggu (24/7/2017).

Menurut Kadri, penerimaan PBB diperkirakan tidak akan mencapai 100 persen saat tengat waktu pembayaran berakhir.

Namun, ia yakin jikan pencapaian pajak bisa mencapai lebih dari 100 persen pada akhir tahun anggaran atau saat tutup buku.

"Apalagi Pemkot Yogyakarta menaikkan target penerimaan pajak bumi dan bangunan melalui APBD Perubahan 2017 sebesar Rp8,2 miliar," ungkapnya.

Ia menceritakan, sejumlah upaya terus dilakukan Pemkot Yogyakarta untuk bisa merealisasikan target pajak bumi dan bangunan.

Satu diantaranya tetap rutin jemput bola pembayaran pajak di tingkat wilayah atau masyarakat.

"Setiap Rabu, kami turun ke RW untuk jemput bola pembayaran PBB dan hasilnya cukup baik. Hal ini juga menjadi salah satu alasan mengapa target pajak bumi dan bangunan dinaikkan dalam anggaran perubahan," sebut Kadri.

Ia menambahkan, pembayaran pajak bumi dan bangunan tidak hanya dapat dilakukan melalui loket BPD DIY tetapi juga melalui ATM BPD DIY dan bisa dibayarkan melalui kantor pos.

Selain itu, lanjut Kadri, pemerintah juga sudah menyebarkan dan memasang banyak spanduk untuk mengingatkan wajib pajak agar segera memenuhi kewajibannya membayar pajak bumi dan bangunan sebelum jatuh tempo.

Tags: