Ratusan Umat Muslim di Yogyakarta Kecam Pernyataan Donald Trump



Sebarkan :


Views: 81

Yogyakarta- Aksi massa mengecam pernyataan Presiden Amerika Serikat yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel terus merebak. Di Yogyakarta, ratusan massa memadati Kantor DPRD Yogyakarta guna menolak penetapan Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, Jumat (8/12/2017).

Dengan membawa bendera-bendera Palestina dan Indonesia serta beberapa bendera organisasi masing masing peserta aksi tampak bersemangat mengikuti aksi hari itu.

Aksi diawali dari halaman kantor DPRD DIY di jalan Malioboro kemudian menuju ke Titik Nol Kilometer Yogyakarta. Mereka menyatakan bahwa apa yang dilakukan Donald Trum telah melanggar hak-hak asasi manusia dan juga melanggar semua konsensus-konsensus perjanjian.

"Karena Yerussalem sudah dibagi dua, Yerusalem dikuasi Israel, Yerusalem timur milik umat Islam, karena di Yerusalem Timur ada tempat suci bagi kaum muslim yaitu masjidil Aqso, tempat suci kaum muslim, tempat Isro, Mi'roj Nabi Muhammad," kata Ketua Ikatan Dai Indonesia (IKADI) DIY ustadz Abdullah Sunono saat berorasi di Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

Ia mengatakan bahwa semua Presiden Indonesia telah menyatakan penjajahan Israel atas tanah Palestina. Menurutnya, dunia internasional harus bertindak terhadap klaim sepihak Presiden Amerika Serikat tersebut.

Dia melanjutkan, bagi umat Islam masjidil Aqso adalah tanah suci, tempat yang dimuliakan kaum muslimin dan dimiliki resmi bangsa Palestina.

“Dan hari ini Presiden Indonesia juga mengecam tindakan sepihak yang merampas Yerussalem untuk dijadikan Ibu Kota bagi Israel,” katanya.

Tags: