Rakernas PDIP Takkan Umumkan Capres-Cawapres



Sebarkan :


Views: 85

Jakarta - PDI Perjuangan berencana mengadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III di Bali pada 23-25 Februari 2018. Dan di ajang itu, sama sekali tidak akan ada agenda pengumuman calon presiden - calon wakil presiden (capres-cawapres) yang akan diusung di Pemilu 2019.

Seperti disampaikan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, pasangan capres-cawapres yang akan diusung, serta kapan momentum pengumuman, disesuaikan dengan keputusan kongres.

Keputusan kongres telah memberikan mandat pada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menyangkut hal itu.

"Dengan demikian Rakernas belum akan mengumumkan pasangan calon presiden dan wakil presiden," kata Hasto, Selasa (20/2).

Kata Hasto, PDI Perjuangan memiliki tradisi demokrasi yang telah mengakar yang dijiwai oleh kepribadian bangsa, sehingga hal-hal terkait dengan pengumuman nama pemimpin nasional akan disampaikan secara khusus dan dengan disain politik yang penuh dengan nuansa semangat cinta tanah air.

Bagi PDI Perjuangan, kata dia, fokus utama saat ini adalah memberikan dukungan yang lebih efektif bagi pemerintahan Presiden Jokowi. Dan untuk itu, PDI Perjuangan memberikan apresiasi atas kerja keras dan pencapaian kinerja Jokowi.

"Dengan model kepemimpinan turun ke bawah, dan kemampuannya menyelesaikan persoalan bangsa dan negara guna mewujudkan Indonesia yang lebih berdaulat, berdikari, dan berkebudayaan," ujar Hasto.

Lalu rakernas membahas apa? Kata Hasto, rakernas akan membahas hal-hal strategis berkaitan dengan pilkada serentak 2018, berbagai persoalan bangsa dan negara, dan tahapan strategis pemenangan pemilu legislatif dan pemilu presiden 2019.

Dalam Rakernas tersebut juga akan disampaikan laporan dari dewan pengurus daerah (DPD) PDIP seluruh Indonesia dan badan-badan kepartaian.

"Dan keseluruhan Rakernas bersifat tertutup. Pembukaan akan dilakukan secara sederhana, diikuti oleh internal kader partai, mengingat pembahasan berkaitan hal-hal khusus," katanya.

Dengan melakukan pembahasan secara internal dan tertutup, maka berbagai persoalan dapat dilihat secara jernih. Tujuannya, kata Hasto, agenda politik yang ditawarkan PDI Perjuangan pun agar berakar kuat pada kehendak rakyat, dan berpijak pada ideologi bangsa Pancasila.

"Ruang politik di Indonesia harus diisi dengan wajah politik yang membangun peradaban, politik yang berkebudayaan, serta politik yang membangun harapan untuk hidup lebih baik dengan mengangkat harkat dan martabat sebagai bangsa pejuang; bangsa yang memiliki cita-cita luhur," ulasnya.

Sumber: BeritaSatu.com

Tags:

#pdip #rakernas