Presiden Tiongkok Serukan Bangun Tentara yang Kuat.



Sebarkan :


Views: 33

Beijing - Presiden Tiongkok Xi Jinping, yang kembali terpilih sebagai sekjen Partai Komunis Tiongkok (PKT), menyerukan agar negaranya mengambil langkah solid untuk membangun tentara yang kuat karena sosialisme dengan karakteristik Tionghoa telah memasuki era baru.

Xi juga mendesak tentara agar tetap setiap kepada aspirasi aslinya dan mengingat misinya dengan jelas. Xi menyampaikan pernyataan itu saat bertemu para pejabat senior militer di Beijing, Kamis (26/10). Xi, yang juga ketua Komisi Militer Pusat (KMP), meminta militer untuk belajar dan menerapkan semangat Kongres Nasional ke-19 PKT.


“Kita harus berusaha untuk mengubah sepenuhnya angkatan bersenjata Tiongkok menjadi militer kelas dunia pada pertengahan abad ke-21,” kata Xi.

Xi mengungkapkan selama lima tahun terakhir, PKT telah berusaha membangun sebuah tentara yang mengikuti perintah organisasi itu, yang mampu memenangkan pertempuran dan memiliki gaya kerja baik. Hal ini menegakkan kepemimpinan mutlak partai atas angkatan bersenjata, melakukan inovasi strategi militer, dan mengatur tentara dengan hukum, serta mempromosikan integrasi militer dan sipil.

Xi memuji Kongres Nasional ke-19 PKT yang berjalan sukses. Dia mengatakan pada 2020, mekanisasi pada dasarnya akan tercapai, serta modernisasi pertahanan nasional dan angkatan bersenjata harus diselesaikan sampai 2035.

“Mempelajari dan mengimplementasikan semangat kongres adalah tugas utama partai, negara dan militer saat ini, dan tahun-tahun mendatang,” kata Xi.

Xi mendesak para perwira militer dan tentara untuk belajar dari laporan kongres, sebagaimana Konstitusi Partai menjadi panduan lebih baik untuk pekerjaan mereka. Presiden juga meminta anggota PKT, yang baru terpilih pada sesi pleno Komite Pusat PKT, agar menyadari kepercayaan yang diberikan kepada partai dan rakyat, harapan semua prajurit dan perempuan, serta bekerja keras.

Xi meminta para perwira senior, sebagai tulang punggung untuk membangun tentara kuat, harus setia dan taat kepada partai, menjadi baik dan cerdas dalam pertarungan serta berusaha melakukan reformasi. Mereka harus efisien dalam memimpin pasukan, tegas dalam disiplin, dan menjadi contoh dengan melakukan tugas dengan semangat dan rajin.

Angkatan bersenjata juga diminta meningkatkan pendidikan politik dan pelatihan tempur, serta mendorong semua proyek rencana pembangunan lima tahun ke-13. Proyek-proyek reformasi militer tidak seharusnya ditunda dan angkatan bersenjata harus ditempatkan di bawah disiplin ketat.


Sumber: Berita Satu.com 

Tags:

#Internasional #Tentara #Tiongkok