Presiden: Tidak Akan Ada Lagi Pembangunan Tol yang Mangkrak.



Sebarkan :


Views: 20

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan dua ruas Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) Jumat (3/11/) pagi. Dua ruas yang diresmikan itu adalah 1B yang menghubungkan Cipinang Melayu-Pangkalan Jati dan 1C Pangkalan Jati-Jaka Sampurna dengan total panjang 8,4 kilometer.

"Setelah (pembangunan) berhenti 21 tahun, besok beroperasi," ujar ‎Jokowi, saat peresmian Tol Becakayu, Jumat (4/11).

Dia mengatakan, pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan meneruskan pembangunan Tol Becakayu dari Jakasampurna, Kota Bekasi hingga ke Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. "Akan diteruskan ke Bekasi Barat hingga ke Tambun," katanya.

Presiden Jokowi meyakinkan kepada masyarakat terkait perampungan pembangunan tol layang ini. Menurutnya, pemerintah akan melanjutkan pembangunan tol layang dan tidak akan terjadi yang namanya mangkrak lagi. "Percayalah, kita ikuti terus ini, percayalah rampung," imbuhnya.

Dengan dibukanya tol layang ini, operator Tol Becakayu‎ yakni PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM), akan segera mendapat pemasukan. "Segera dibuka biar PT dapat pemasukan," katanya.

Dibukanya ruas tol layang ini akan menambah pilihan jalan dari Jakarta menuju ke Bekasi atau sebaliknya.

Peresmian hari ini dilakukan di tol layang yang berjarak 2 kilometer dari Gerbang Tol Jakasampurna, Kampung Dua, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi.

Selain dua seksi yang dioperasikan tersebut, PT Waskita Karya selaku kontraktor jalan tol, juga mengebut pengerjaan di ruas‎ Seksi 1A Casablanca-Cipinang Melayu. Seksi ini, ditargetkan akan rampung pada Maret 2018.

Ruas Tol Becakayu Seksi I A, B dan C memiliki panjang sekitar 11 kilometer lebih. Sedangkan untuk pembangunan Seksi 2 dari Jatisampurna hingga Tambun Selatan, akan dimulai pada 2018 mendatang.

Peresemian ini dihadiri Menteri PUPR Basoeki Hadimoeljono, Menteri BUMN Rini Soemarno, Sekretaris Kabinet Pramono Hanung, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, Wakil Gubernur Jawa Barat Dedy Mizwar dan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi serta pihak terkait lainnya.

Ruas tol Becakayu sudah lolos uji konstruksi, tiang pancang itu sudah dibangun sejak 21 tahun silam.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat, Herry Trisaputra Zuna mengatakan semua kendaraan Golongan I dan Golongan V boleh melintas di ruas tol ini.

‎Ruas tol layang ini memang diprioritaskan untuk kendaraan pribadi atau golongan I, namun dilalui kendaraan bus besar.

"Seksi 1 B dan C yang diresmikan bisa dilalui semua mobil golongan I-V," ujar Herry Zuna.

Dia menjelaskan, pihaknya sudah melakukan uji coba kendaraan golongan I-V‎ sudah dilakukan beberapa pekan lalu.

Selain mengecek konstruksi tol, pihaknya juga memeriksa segala rambu petunjuk arah dan lampu penerangan jalan. Dia menyatakan, rambu dan lampu penerangan jalan telah dipasang untuk memberi kenyamanan para pengendara.

Herry Zuna menjelaskan, detail trase Tol Becakayu kepada Presiden Joko Widodo bersama rombongan menteri dan kepala daerah.

Sementara itu, Dirut PT KKDM Herwidiakto, mengatakan terkait tarif tol pihaknya belum menentukan besarannya. "Saat ini, kami masih tahap uji coba dalam seminggu ke depan. Masyarakat masih digratiskan melintas tol ini," ujar Herwidiakto.

Meski begitu, dia memperkirakaan tarif tol di kisaran Rp 10.000-20.000 dengan penerapan transaksi nontunai. "Sudah menerapkan transaksi nontunai," pungkasnya.


Sumber: BeritaSatu.com 

Tags:

#jokowi #PembangunanTOL