Presiden Jokowi Hadiri Dies Natalis UGM ke-68



Sebarkan :


Views: 80

Yogyakarta- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Rapat Terbuka Dies Natalis Universitas Gadjah Mada ke-68 yang digelar di Grha Sabha, Selasa (19/12/2017). Dalam acara tersebut Jokowi didapuk untuk memberikan kuliah umum kepada civitas akademika UGM.

Jokowi memasuki Grha Sabha Pramana UGM sekitar pukul 09.30. Selain Presiden, puncak peringatan Dies Natalis UGM Ke-68 juga dihadiri oleh sejumlah pejabat, antara lain Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir; Menteri Sekretaris Negara Pratikno yang juga Ketua Majelis Wali Amanat UGM; Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi; Kepala Polri Jenderal (Pol) Tito Karnavian; dan Gubernur DI Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono X.

Dalam kuliah umumnya, Jokowi menekankan Perguruan Tinggi (PT) untuk berperan aktif mencetak enterpreneur dalam menjawab tantangan zaman yang terus berubah-ubah. Mendorong para mahasiswa dalam berinovasi dengan menyediakan fasilitas yang dibutuhkan.

"Saya berharap Perguruan Tinggi mampu meningkatkan perannya mencetak enterpreneur. Universitas Gadjah Mada menjadi motor penggerak, jangan hanya terjebak pada rutinitas. Keinginan mahasiswa untuk berinovasi harus dikembangkan," katanya.

Banyak inovasi bermunculan dari para mahasiswa saat ini. Seperti aplikasi pedagang online, pembuatan film sejarah, games, maupun kartun mengenai dunia Indonesia. Mereka memulai berbisnis dengan hal-hal kecil. "Namun itu juga perlu fasilitas pendukung dari kampus," katanya.

Menurut Jokowi, pada masa sekarang ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang sangat pesat. Bahkan, ke depan perkembangan teknologi baru, misalnya teknologi digital, teknologi robotik, dan kecedasan buatan, akan sangat berpengaruh pada kehidupan manusia. ”Inilah perubahan sekarang yang begitu sangat cepat,” tuturnya.

Sebab jumlah para entrepreneur atau wisrausahawan masih sangat rendah di Indonesia. Padahal profesi itu cukup menjanjikan. Di tingkat Asia Pasifik, Indonesia di posisi 16 dari 20 negara. Sementara dari tingkat dunia, peringkat usahanya 90 dari 137 negara.

Di akhir pidatonya Jokowi juga menunjukkan koleksi fotonya saat menjadi mahasiswa dan sempat mengundang dua dosen untuk menebak dirinya.

Pada gambar pertama, seorang dosen wanita sempat salah menebak, tapi di kesempatan keduanya berhasil menembak foto Jokowi saat mahasiswa. Setelah kuis menebak itu selesai, hampir seluruh tamu undangan yang datang pun meneriaki ''Sepeda...sepeda....Sepeda..'' . Jokowi yang tahu maksudnya sempat mengatakan "tidak ada sepeda," namun akhirnya ia pun berkata "Silakan ambil nanti sepedanya," langsung disambut tepuk tangan dan tawa para peserta kuliah umum.

Sementara itu, Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng.,menyampaikan akan menegakkan komitmen UGM dalam mengembangkan karya inovatif untuk mendorong kemampuan daya saing bangsa. UGM telah mendirikan science techno park industri coklat di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Pendirian pabrik coklat seluas 4.000 meter persegi tersebut berada di area perkebunaan 165 hektar dan akan mulai beroperasi di awal tahun depan. Menurut Rektor, pendirian pabrik coklat ini untuk menghasilkan produk aneka coklat dengan cita rasa khas nusantara yang diyakini akan disukai kosumen dalam dan luar negeri.

“Melalui pendirian pabrik coklat ini, kita ingin merebut pasar impor coklat,” katanya.

Kegiatan itu mengawali kunjungan kerja Presiden Jokowi ke enam provinsi di Indonesia yang akan dilaksanakan hingga Sabtu 23 Desember 2017. Presiden Jokowi akan mengunjungi Provinsi DI Yogyakarta, Jawa Timur, Papua Barat, Papua, Bali, dan Jawa Tengah.

Tags: