Polisi Magelang Gelar Rekonstruksi Kasus Aborsi Dukun Pijat Bayi



Sebarkan :


Views: 75

Magelang- Kepolisian Resort Magelang melakukan rekonstruksi kasus aborsi yang dilakukan oleh seorang dukun pijat bayi, Yamini (70), dan pelaku aborsi, NH (41) dan suami sirinya M di Dusun Wonokerto, Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Selasa (3/7/2018).

Rekonstruksi berlangsung selama tiga jam penuh untuk mengungkap bukti baru.

Ketiga orang tersangka tersebut memperagakan sebanyak 83 adegan dalam rekonstruksi yang digelar oleh Polres Magelang. Proses rekonstruksi berlangsung dengan pengawalan ketat kepolisian dan disaksikan oleh keluarga, saksi, penyidik, dan penasehat hukum tersangka.

"Adegan dimulai saat tersangka NH menyampaikan pada suaminya bahwa dia sedang dalam keadaan hamil. Dilanjutkan dengan proses pencarian dukun pijat, proses pijat, sampai proses aborsi," jelas Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo, di Mapolres Magelang, Selasa (3/7/2018).

Menurut Hari, baik tersangka maupun pihak keluarga kooperatif selama proses rekonstruksi berlangusng. Meskipun, keluarga mengaku masih shock dengan pengungkapan kasus ini.

"Karena selama ini keluarga tahunya tersangka Yamini hanya dukun pijat bayi tradisional biasa, tidak dengan aborsi," terang Hari.

Sejauh ini, lanjut Hari, jumlah janin korban aborsi yang ditemukan di rumah Yamini masih 20 kantong. Ditambah satu kantong lagi yang ditemukan di halaman belakang rumah ibu tujuh anak itu.

Hari menjelaskan rekonstruksi ini sudah sesuai dengan keterangan yang ada di Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Pihaknya pun tidak akan menggelar rekonstruksi lanjutan.

Tags: