Peringati Ultah Sekolah, SMP N 1 Dlingo Gelar Kirab Budaya



Sebarkan :


Views: 65

Bantul- SMP N 1 Dlingo menggelar peringatan ulang tahun ke-39 dengan cara yang berbeda, yakni kirab budaya. Selain gunungan jodang, seluruh siswa beramai-ramai membawa 39 tumpeng menyusuri Jalan Patuk-Dlingo menuju ke halaman sekolah.

Perayaan dengan tema adat dan budaya ini sengaja digelar untuk media pembelajaran terhadap kearifan lokal dan pembentukan karakter.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 1 Dlingo, Samirin mengatakan seluruh tumpeng itu sebelumnya dibuat sendiri oleh siswa dan guru. Baginya tumpeng bukan sekadar makanan yang relatif sering ditemukan saat perayaan ulang tahun dibanding kue tart. Makanan yang kental dengan nilai filosofi itu merupakan warisan budaya Jawa yang wajib dilestarikan oleh generasi muda.

"Tumpeng tersebut murni kreasi dari para siswa dan tidak ada bahan dari gandum yang merupakan produk impor," ujarnya

Dari titik berangkat, arak-arakan ini berhenti di SD Temuwuh dan SLB Dlingo untuk memberikan tumpeng kepada pihak sekolah. Sisanya menurut Samirin, dibawa hingga ke halaman sekolah untuk dimakan bersama atau kembul bujana seluruh siswa yang berjumlah 547 orang ditambah guru dan karyawan.

Kepala SMPN 1 Dlingo, Nur Sugiyanto mengaku bangga dengan antusias anak didiknya. Dengan berpakaian tradisional, menurutnya para siswa tidak mengeluh meski harus berjalan hampir 2 kilometer. Bahkan selain pakaian tradisional, sejumlah siswa juga mengenakan seragam pleton inti, pencak silat, hadrah, dan beragam ekstrakurikuler lainnya. Bagi Nur Sugiyanto, penanaman nilai-nilai kebangsaan sejak dini wajib dilakukan sebagai upaya pembentukan karakter siswa.

"Mereka (siswa) tidak malu bahkan seperti bangga pakai pakaian tradisional. Malah ada yang pakai seragam jathilan," ungkapnya sambil menunjukkan kelompok siswa berpakaian hitam berumbai dengan puluhan lonceng terikat di kaki.

Menurutnya sebagaian siswanya berlatarbelakang keluarga tidak mampu dan jauh dari kota. Namun meski begitu dia meyakini dengan berbagai kegiatan positif dan pendampingan dari para guru, seluruh siswanya mampu berprestasi.

"Makanya kalau kegiatan kita coba dengan memberikan muatan pelajaran untuk pembentukan karakter siswa," ucapnya.

Tags: