Perbarindo Pecahkan 2 Rekor MURI di Hari BPR-BPRS Nasional



Sebarkan :


Views: 105

Yogyakarta- Dalam momentum Hari BPR-BPRS Nasional yang diperingati pada tanggal 21 Mei, Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) berhasil mendapatkan dua rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Pemecahan rekor MURI tersebut dipusatkan di Candi Prambanan, Yogyakarta. Selain dipusatkan di Yogyakarta, Hari BPR-BPRS Nasional juga dilaksanakan di 25 kota lainnya yang berada di 24 Provinsi di seluruh Indonesia, Minggu (21/5/2017).

Rekor MURI yang berhasil mereka pecahkan yakni untuk kategori edukasi Perbankan oleh Direksi Bank terbanyak, secara serentak di seluruh Indonesia (24 DPD Perbarindo) dan juga Bank dengan jumlah anggota terbanyak karena mencapai 1.634 BPR di seluruh Indonesia.

Sementara, outlet yang dimiliki BPR terdiri dari 1.630 kantor pusat, 1.607 kantor cabang dan 2.853 kantor kas. BPRS yang beroperasi di Indonesia mencapai 166 entitas dengan jumlah nasabah yang dilayani mencapai 1.552.713 rekening.

Ketua DPP Perbarindo Djoko Suyanto mengatakan, hingga saat ini tingkat pengenalan masyarakat terhadap Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) masih dirasakan sangat kurang. Bahkan ada kesan di masyarakat, keberadaan BPR dan BPRS hanya untuk meminjam uang.

"Kami menilai perlu adanya sebuah momentum untuk meningkatkan awareness dan pemahaman masyarakat terhadap Perbankan khususnya Industri BPR – BPRS. Dan hari ini 21 Mei dalam perayaan ulang tahun Perbarindo sekaligus percanangan Hari BPR-BPRS Nasional kami gencarkan edukasi perbankan," ungkapnya.

Pada hari BPR-BPRS, Joko ingin menyampaikan pesan bahwa BPR-BPRS adalah bank yang beroperasi di Indonesia, sahabat UMKM, pengenalan produk, menyimpan uang di BPR-BPRS aman seperti halnya bank dijamin LPS, serta proses kredit lebih mudah, cepat, dan sederhana.

Joko berharap, hari BPR-BPRS Nasional dapat menjadi momentum bagi pelaku industri BPR-BPRS untuk meningkatkan keberadaan, kiprah, peran dan manfaat Industri BPR-BPRS dalam mendorong tumbuh dan berkembangnya pelaku UMKM untuk menuju masyarakat yang sejahtera. (TTN)

Tags: