Penerbitan Perppu Ormas, Langkah Tegas Menjaga Keutuhan NKRI



Sebarkan :


Views: 113

Yogyakarta – Pengambilan kebijakan dari pemerintah untuk menerbitkan Perppu No. 2 Tahun 2017 yang mengatur tentang ormas di Indonesia dinilai My Esti Wijayati bukanlah cerminan sikap yang anti demokrasi.

Dalam seminar nasional “Kebijakan Perppu No.2 Tahun 2017 dalam Kebijakan Konstitusi dan Demokrasi” di UPN Veteran Yogyakarta kemarin, ia menuturkan bahwa keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi sesuatu yang menjadi prioritas. Segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara harus dilandaskan kepada tujuan Indonesia merdeka, Rabu (20/09/2017).

“Sebagai seorang penerus bangsa, haruslah peduli terhadap keutuhan pancasila,” tegas anggota komisi X DPR RI My Esti Wijayati saat menjadi keynote speaker.

Esti menerangkan maksud dan tujuan disahkannya Perppu No. 2 Tahun 2017 adalah untuk membedakan serta melindungi ormas yang konsisten dan mematuhi undang-undang dan peraturan pemerintah. Perppu ini diperlukan bagi negara ketika ada peristiwa yang mampu merusak NKRI demi kepentingan sendiri.

Perppu No. 2 tahun 2017 yang menggantikan UU No. 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan, menuai berbagai perdebatan. Akan tetapi, perdebatan yang timbul di tengah masyarakat adalah sesuatu yang biasa.

Rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta, Prof. Dr. Purwo Santoso mengatakan bahwa masyarakat terutama generasi muda jangan mudah terpengaruh terhadap provokasi dan propaganda yang akan menghancurkan keutuhan NKRI. Menurutnya, perbedaan dalam persatuan adalah ciri khas negara Indonesia.

“Sebagai warga negara harus mengasah kecerdasan untuk menggiring kreativitas guna menjaga keutuhan NKRI,” terangnya.

Ditambahkannya, dalam rangka mengasah kecerdasan kolektif, perdebatannya harus dalam suasana empirik, operasional yang tidak hanya bersifat jargonistik.

“Hati –hati dengan pro dan kontra yang terjadi, jangan sampai terjebak berlarut-larut di dalamnya,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, ketua bela negara kampus UPN Veteran Yogyakarta Ir. Bambang Wicaksono, MT menerangkan bahwa negara Indonesia adalah negara kesatuan dan banyak individu yang beranekaragam sehingga perlu sekali setiap individu memiliki kepribadian sikap bela negara. Apabila setiap individu tidak memiliki sikap ini, maka akan mudah sekali negara ini hancur.

Tags: