Pemprov DIY Siapkan 13 Jalur Alternatif Mudik



Sebarkan :


Views: 52

Yogyakarta - Pemerintah provinsi (Pemprov) Daerah Istimewa (DIY) menyiapkan lima jalur utama di pintu masuk menuju Yogyakarta pada arus mudik Lebaran 2018, yakni dari Magelang, Prambanan, Purworejo, Wonosari, serta Jalan Jalur Lingkar Selatan (JJLS).

Kepala Dinas Perhubungan DIY, Sigit Sapto Raharjo mengatakan, selama arus mudik dan balik Lebaran, Jalan Jalur Lingkar Selatan dibuka semua, tak terkecuali JJLS yang ditutup untuk proyek pembangunan bandara baru di Kulonprogo.

Selain lima jalur utama, DIY juga menyiapkan 13 jalur alternatif yang tersebar di perbatasan Yogyakarta. Jalur alternatif tersebut meliputi jalur Magelang menuju Tempel ke Godean, Prambanan diarahkan ke utara, atau selatan. "Sedangkan dari Jalan Wonosari, menuju ke utara," di Yogyakarta, Kamis (7/6).

Dikatakan Sigit, seluruh jalur alternatif yang telah disiapkan, sudah bisa dilalui para pemudik saat libur Lebaran. Khusus jalur alternatif di Ndesikan, Bantul, dipastikan belum bisa dimanfaatkan, karena proses pembangunan jembatan belum selesai. "Untuk mengantisipasi kemacetan panjang, jalur yang masih dalam perbaikan, bisa dibuka saat libur Lebaran nanti," katanya.

Lebih lanjut, Sigit menuturkan, sebagai upaya perbaikan akses, pihaknya telah menjalin koordinasi dengan Dinas Perhubungan kabupaten/kota, untuk menyediakan rambu-rambu, atau petunjuk arah menuju jalur alternatif, di penggalan jalan utama.

Bandara Yogyakarta 24 Jam
Sementara untuk menyiasati meningkatnya pengguna moda transportasi udara, Bandara Adisutjipto Yogyakarta akan dibuka selama 24 jam.

General Manager PT Angkasa Pura (AP) I Cabang Yogyakarta Agus Pandu Purnama menyatakan, operasional selama 24 jam ini diterapkan pada momen Mudik Lebaran 2018, terapkan mulai Kamis (7/6) hingga 24 Juni.

Selain antisipasi arus mudik, perpanjangan waktu operasional ini juga sebagai antisipasi jika Gunung Merapi mengalami erupsi. "Nanti akan koordinasi dengan bandara terdekat," ujar Agus.

Dikatakan Agus, selama mudik Lebaran ini, pihak AP I membuka extra flight untuk tujuh maskapai, dengan tujuan Jakarta, Makassar, Banjarmasin, Lampung, Pangkalpinang, Pontianak, Balikpapan, dan Pekanbaru.

Selain itu, selama arus mudik Lebaran, Sekolah Penerbangan akan diliburkan, sehingga extra flight bisa diterapkan.

Posko BPJS Kesehatan
Terpisah, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta, Dwi Hesti Yuniarti mengatakan, BPJS Kesehatan Yogyakarta telah menyiapkan posko mudik di Stasiun Tugu, dan akan melayani pemudik mulai 9 hingga 14 Juni 2018.

Posko mudik tersebut menyediakan pelayanan kesehatan, obat-obatan, fasilitas relaksasi, hingga pemberian informasi program jaminan kesehatan kepada para pemudik. "Fasilitas di posko ini untuk masyarakat, baik itu peserta JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) atau tidak, kami juga menyediakan takjil setiap berbuka puasa," ujarnya.

Untuk memastikan kelancaran peserta dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang diperlukan, BPJS Kesehatan telah meluncurkan Aplikasi Mudik BPJS Kesehatan yang dapat diunduh secara gratis.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Fita Yulia mengatakan pihaknya juga akan menyelenggarakan pos pengamanan kesehatan di beberapa titik, yakni Tugu Yogyakarta, Abu Bakar Ali, dan titik nol.

Pelaksana pos ini berasal dari tim puskesmas Kota Yogyakarta dan akan mulai melayani pada 8 Juni hingga 24 Juni. Selain itu, untuk kasus gawat darurat para pemudik dapat mengakses call center 119.

Sumber: BeritaSatu.com

Tags: