​Panwaslu Surabaya : Kunjungan Khofifah ke Mawar Sharon Tak Melanggar



Sebarkan :


Views: 54

Surabaya-Kunjungan Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pekan lalu di gereja Mawar Sharon Jalan Raya Sukomanunggal, Ruko Satelit Town Square dipastikan Panwaslu Kota Surabaya tidak diketemukan pelanggaran.

Hal ini disampaikan Ketua Panwaslu Kota Surabaya, Selasa (6/3/2018) Hadi Margo Sambodo. Menurut dia, dari hasil rapat pleno pada Sabtu (3/3/2018) pukul 15.00 tidak ditemukan unsur kampanye. "Kegiatan di Mawar Sharon bertempat di skretariat sinode , bukan di tempat ibadahnya atau gereja," jelas Hadi.

Hadi menegaskan kembali bahwa kegiatan paslon nomor urut 1 yang berpasangan dengan Emil Elistianto Dardak tersebut tidak ditemukan alat bukti apapun. "Baik berupa bahan kampanye, seperti brosur, flayer, ataupun stiker dan lainnya," terangnya.

Sebelumnya, kunjungan mantan Menteri Sosial (Mensos) tersebut sempat ada larangan dari Panwascam Sukomanunggal. Laporan Panwascam tersebut akhirnya ditindaklanjuti oleh Panwaslu Kota Surabaya untuk dilakukan investigasi lebih lanjut dan pencarian bukti-bukti atas diduganya pelanggaran.

Mulai dari fase pemberkasan, investigasi, serta dukungan alat bukti untuk bahan kajian bahwa terjadi pelanggaran. “Belum memenuhi unsur dikatakan kampanye. Masih perlu dikaji dan dilengkapi alat buktinya, terkait syarat formil dan materiil dikatakan memenuhi unsur dugaan pelanggaran,” ujarnya.

Hadi mengungkapkan bahwa Terkait kampanye di tempat ibadah , tidak sesuai dengan UU 10 tahun 2016 pasal 69. “Kenyataan di lapangan, pertemuan tersebut di gelar di salah satu ruang pertemuan di lantai 1. Sedangkan gereja ada di lantai 2. Hal ini masih kami kaji lagi,” terangnya.

Dalam sowannya, Khofifah didampingi oleh istri Calon Wakil Gubernur (Cawagub) pasangannya, Arumi Bachsin. Selain itu, Ketua Tim Pemenangan Khofifah-Emil M Roziqi dan juga Juru Bicara Tim Pemenangan KH Zahrul Azhar Asad atau akrab disapa Gus Hans. Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) Vinsensius Awey juga terlihat mendampingi sowan dan silaturahim paslon nomor urut 1 ini.

Kedatangan mereka ini adalah bentuk perluasan silaturahim. Pertemuannya dengan pengurus gereja ini bukan semata-mata terkait Pilkada Jatim 2018. Melainkan ikut menyamakan pemikiran dan kesepahaman bahwa menjaga bangsa dan negara adalah tanggung jawab semua pihak, terutama religius leader atau pemuka agama.

Sementara,Politisi Nasional Demokrat (NasDem) Vinsensius Awey menepis pernyataan Panwaslu Kota Surabaya. Menurutnya, kunjungan tersebut bukan dalam suasana Ibadah dan bukan bertemu di dalam rumah ibadah gereja. “Melainkan di kantor kesekretariatan sinode Gereja Mawar Sharon, di ruko sukomanunggal town square,” katanya.

Selain itu, lanjut Awey, pertemuan tersebut juga bukan dilakukan secara tertutup. Ia menceritakan terakhir ada dua orang Panwascam juga dipersilahkan masuk kedalam pertemuan silaturahim tersebut. “Tidak diperbolehkannya media untuk meliput pertemuan langsung dikarenakan tidak terbiasa oleh tuan rumah berbicara ditengah bidikan kamera, cahaya blits dan ada kekhawatiran apa yang disampaikan oleh tuan rumah dalam silaturahim ini tidak tersampaikan baik ke publik,” tuturnya.

Awey juga menegaskan kunjungan tersebut juga tidak dalam rangka kampanye, melainkan hanya datang sowan ke sejumlah tokoh agama. “Ini dalam rangka membangun komitmen persatuan dalam keberagaman dan tetap menjaga suasana kondusif hubungan antar umat beragama di jatim,” tandasnya.

Tags: