Mie Basah 75 Kilogram Berformalin Dimusnahkan



Sebarkan :


Views: 89

Yogyakarta- Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Yogyakarta memusnahkan 75 kilogram mie basah berformalin di halaman kantornya, dengan cara dibakar. Mie basah tersebut merupakan barang sitaan pada saat BBPOM Yogyakarta bersama Polda DIY melakukan sidak di Pasar Piyungan Bantul beberapa waktu lalu, Senin (12/6/2017).

Kepala BBPOM DIY, I Gusti Ayu Adhi Aryapatni mengatakan bahwa 75 kilogram mi basah berformalin tersebut didapatkan dari produsen mie basah berinisial SAH asal Muntilan Jawa Tengah pada Sabtu (10/6/2017). Sebelumnya, pihaknya bersama kepolisian sudah melakukan inestigasi selama dua minggu.

Selama ini, menurut Ayu, temuan mi berformalin memang berasal dari produsen luar daerah. Untuk produsen bahan makanan, khususnya mie, di DIY secara keseluruhan dinilai telah memenuhi syarat atau sesuai dengan standar kesehatan sebab BBPOM secara intensif memberikan pembinaan.

Ia menjelaskan, mie berformalin memiliki ciri warna yang mengkilat, kenyal, serta tidak mudah busuk dalam suhu kamar selama 24 jam. Jika kandungan formalin masuk ke dalam tubuh, berpotensi mengakibatkan kerusakan ginjal, hati, dan memicu kanker karena merupakan zat karsinogenik.

Setelah mendapatkan hasil operasi tersebut kini Balai POM DIY terus mengembangkan kasus tersebut untuk mendapatkan produsen utama yang diduga memproduksi jauh lebih banyak.

"Kami juga bekerjasama dengan instansi terkait untuk mencari produsen utamanya, kami tak ingin masyarakat dirugikan dengan adanya pangan berbahan berbahaya," imbuhnya.

Dalam kasus itu, SAH diduga melanggar Pasal 62 Ayat (1) juncto Pasal 8 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman pidana penjara 5 tahun atau denda Rp2 miliar. (TTN)

Tags: