Lucy Kurniasari Tekankan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Kesatuan



Sebarkan :


Views: 54

Surabaya-Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Dapil Jatim I, Dra Lucy Kurniasari sosialisasi empat pilar ditengah budaya gotong royong yang mulai memudar. Gotong royong yang selama ini menjadi ciri dan kekuatan bangsa harus tetap lestari di bumi pertiwi.

Oleh sebab itu, mantan Ning Surabaya tahun 1986 ini menyosialisasikan empat pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika di Jalan Pacar Kembang V, Tambaksari, Surabaya, Senin (4/6/2018).

Sosialisasi ini dihadiri 150 warga sekaligus bersilaturahim dan berbuka puasa bersama. "Jadi Ning Lucy ini asli Arek suroboyo yang sekarang duduk menjadi DPR RI, beliau ini dulur dewe," kata pembawa acara dengan disambut aplaus meriah oleh tamu undangan yang hadir.

Beberapa pertanyaan kuis pun dilontarkan Ning Lucy untuk bisa menambah semangat warga sembari menunggu waktu berbuka puasa. Pertanyaan pertama warga diminta untuk menyebutkan sila-sila Pancasila secara lengkap.

"Alhamdulillah saya bisa menjawab pertanyaan dari Ning Lucy untuk menyebutkan sila-sila Pancasila. Terima kasih Ning Lucy sembakonya," ucap Giyanti (33) warga Pacar Kembang Vc sembari menggendong anaknya ini.

Menurut Ning Lucy, Pancasila sila ke-3 persatuan Indonesia sangatlah penting diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. "Sekarang ini marak masalah yang menyangkut kerukunan antar umat beragama. Jadi kami memang menekankan arti Pancasila sila ke-3 kepada warga," katanya.

Ning Lucy meminta kepada warga untuk tidak saling menjatuhkan bagi sesama warga masyarakat. Dengan menghormati antar sesama lah, lanjut dia, bangsa Indonesia bisa mencapai satu tujuan yakni kesejahteraan, adil dan makmur.

"Ini sangat dibutuhkan, bersatu semangat gotong royong yang saya sampaikan bahwa dimulai dari lingkungan keluarga bahkan di lingkungan masyarakat yang lebih luas," terangnya.

Ning Lucy menginginkan bahwa dalam mencapai satu tujuan yang maksimal akan nilai-nilai Pancasila bisa diterapkan oleh warga masyarakat. "Karena ini luar biasa sekali hasilnya jika Pancasila diterapkan," ujarnya.

Di penutup acara, sebuah tumpeng telah disiapkan sebagai tanda Mantan Ning Surabaya hadir kembali di Kota Pahlawan. Nasi tumpeng ini pun di bagi-bagikan kepada warga disela berbuka puasa bersama.

Tags: