Langkah Konkret Pemkot Yogyakarta dukung GISA



Sebarkan :


Views: 33

Yogyakarta – Sebanyak 98,3 persen warga Yogyakarta telah melakukan perekaman e-KTP dan 85 persen warga Yogyakarta yang usianya di bawah 17 tahun sudah terdaftar dalam KIA.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta, Sisruwadi menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan upaya untuk bisa membuat masyarakat sadar akan administrasi kependudukan.

"Mendagri pada Februari 2018 telah mencanangkan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan atau GISA dan DIY mencanangkan pada 26 Juli 2018. Setelah dicanangkan di Provinsi, maka kabupaten/kota segera menindaklanjuti GISA dengan langkah kongkrit," bebernya dalam sosialisasi GISA di Balaikota Yogyakarta, Senin (30/7/2018).

Dokumen administrasi kependudukan, lanjutnya, mencakup KK, KIA, KTP, dan Akta Kelahiran.

Ia mengatakan bahwa saat ini tidak ada lagi alasan warga Yogya untuk tidak melakukan rekam e-KTP.

Pasalnya selain dilakukan di Dinas, perekaman sudah bisa dilakukan di masing-masing kecamatan di Kota Yogyakarta.


Sementara itu, Kepala Biro Tata Pemerintahan (Tapem) DIY, Suhartini mengatakan bahwa pencanangan GISA di DIY pada 26 Juli 2018, dicanangkan oleh Dirjen Dukcapil Kemendagri dan Wakil Gubernur DIY.

"Kita ikuti dengan layanan umum, pencatatan dan perekaman e-KTP untuk DIY. Utamanya SMA-SMK kelas 12 yang saat ini berusia 17 tahun atau saat Pemilu sudah 17 tahun. Perekaman selama dua hari tersebut diikuti 2.000 warga," bebernya.

Suhartini menambahkan, untuk Daerah Istimewa Yogyakarta sendiri mengeluarkan tiga kebijakan yakni mendorong birokrasi dan masyarakat untuk sadar adminduk melalui SE dari Sekda, PTSL oleh kantor pertanahan yang mensyaratkan surat kematian dari kepala desa, dan meminta kepala sekolah untuk memfasilitasi anak didiknya yang menjelasng usia 17 tahun untuk melakukan perekaman e-KTP.


Sumber : jogja.tribunnews

Tags: