KPK: Setya Novanto Sudah Terdakwa



Sebarkan :


Views: 110

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan status Setya Novanto saat ini sudah menjadi terdakwa dalam perkara korupsi KTP elektronik (e-KTP).

"Adapun pada faktanya pada saat perkara a quo dibacakan tanggal 8 Desember 2017, pemohon Setya Novanto tidak lagi menyandang sebagai status tersangka melainkan sudah berstatus sebagai terdakwa dalam perkara tindak pidana korupsi KTP elektronik," kata Kepala Biro Hukum KPK Setiadi saat membacakan jawaban KPK atas permohonan praperadilan Novanto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (8/12).

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan melalui hakim tunggal Kusno, kembali menggelar sidang lanjutan praperadilan Setya Novanto dengan agenda jawaban dari pihak termohon, yakni KPK.

Hal tersebut, kata Setiadi, didasarkan pada pengertian terdakwa dalam Pasal 1 Ayat (15) KUHAP yang menyatakan terdakwa adalah seorang tersangka yang dituntut, diperiksa, dan diadili oleh sidang Pengadilan Negeri yang bersangkutan.

"Adapun telah beralihnya status pemohon Setya Novanto terhadap perkara a quo dari status tersangka menjadi terdakwa telah secara jelas berdasarkan surat pelimpahan atas nama terdakwa Setya Novanto yang merupakan surat pengantar dari termohon ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta," ucapnya.

Pada intinya, lanjut Setiadi, berkas perkara Setya Novanto ditambah dengan dokumen-dokumen lainnya yang telah dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

"Berdasarkan hal tersebut, maka pelimpahan terdakwa atas nama Setya Novanto yang dilakukan termohon pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi untuk segera memeriksa, mengadili, dan memutuskan perkara pemohon yangg telah berstatus terdakwa bukan lagi tersangka telah sesuai Pasal 137 juncto Pasal 143 Ayat (1) KUHAP," tuturnya.

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta pun, lanjutnya, telah menindaklanjuti permintaan KPK dengan menetapkan hari sidang, yakni Rabu (13/12) pukul 09.00 WIB dan memerintahkan penuntut umum untuk menghadirkan terdakwa Setya Novanto.

Novanto ditetapkan kembali menjadi tersangka dalam kasus korupsi e-KTP pada Jumat (10/11). Novanto disangka melanggar Pasal 2 Ayat (1) subsider Pasal 3 UU 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Perubahan atas UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sumber :Beritasatu.com 

Tags: