Kementerian ATR Pasang Papan Peringatan Di TLWC



Sebarkan :


Views: 12

Sleman- Kementrian Agraria dan Tata Ruang (ATR) memasang papan peringatan bahaya di lokasi yang masih dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB) III, Selasa (5/12/2017). Ada tiga lokasi yang dipasang papan peringatan.

Lokasi pertama yang dituju adalah Rumah Santri di Desa Purwobinangun Pakem. Kedua lokasi pengembangan Hotel Griya Persada Hargobinangun Pakem dan terakhir di The Lost World Castle (TLWC) yang berada di Dusun Patung Desa Kepuharjo Cangkringan. Tidak ada perlawanan dari ketiganya. Hanya muncul nada keberatan dari mereka.

Lokasi TLWC memang sudah lama menjadi polemik. Meski sudah mendapatkan Surat Peringatan (SP) tiga hingga diproses hukum, pengelola seakan ingin melawan pemerintah secara terbuka.

Ahmad Saukani, Ketua Paguyuban TLWC menyatakan jika pemasangan papan peringatan ini dianggap hal biasa olehnya.

“Jalankan seperti biasa saja, papan peringatan kan tidak melarang pengunjung untuk datang, tetap buka,” ujarnya.

Menurutnya, pihaknya tidak akan melakukan langkah apapun karena selama ini sudah mengikuti mediasi dan tahapan lainnya.

Ia mengakui jika mengetahui areal tersebut masuk dalam KRB meski menganggap ini bukan masalah selama pihaknya tetap waspada. Ia berdalih jika nyaris seluruh daerah tersebut merupakan KRB termasuk hunian tetap (huntap) warga serta infrastruktur lainnya.

“Lampu merah itu juga KRB, sama saja semua, yang penting waspada, tahu dan bisa memanfaatkan,” papar dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan pengawasan Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Sleman, Rin Andrijani memaparkan, hal ini sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2014 tentang rencana tata ruang kawasan Gunung Merapi dan juga Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 12 tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Kabupaten Sleman tahun 2011-2031.

"Pemerintah tegas menyatakan tidak boleh ada penambahan bangunan," ujarnya.

Menurutnya, langkah selanjutnya pascapemasangan plang tersebut yakni tim dari Kementerian ATR akan melakukan evaluasi sesuai dengan penyelidikan secara komprehensif.

"Rencananya tahun depan akan melakukan kegiatan lanjutan untuk ketiga lokasi," tambahnya.

Tags: