Kahiyang Ayu Resmi Bermarga Siregar



Sebarkan :


Views: 28

Medan - Kahiyang Ayu, putri semata wayang Presiden Joko Widodo, secara resmi menyandang marga Siregar. Pengesahan dari pemberian marga ini dilaksanakan di kediaman Doli Siregar di Jalan Suka Tangkas Nomor 17, Kelurahan Suka maju, Kecamatan Medan Johor, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (21/11).

Doli Siregar merupakan adik dari Ade Hanifah Siregar, ibunda Bobby Afif Nasution, suami Kahiyang Ayu. Pemberian marga itu dilakukan karena Kahiyang sebagai putri asal Solo belum memiliki marga. Dalam adat Mandailing, setiap wanita yang belum memiliki marga dan setelah menikah dengan pria asal Mandailing, wajib diberi marga.

Oleh karena itu, Kahiyang diberi marga yang sama dengan ibunda Bobby, Ade Hanifah Siregar. Dalam hal ini, Kahiyang akan memanggil ibu mertuanya tersebut menjadi namboru. Dalam adat yang dilaksanakan, Kahiyang Ayu menjadi anak dari Doli Siregar, istilah adat Mandailing merupakan tulang (paman) dari Bobby.

"Kami sudah berunding dengan pengetua adat sebelum memberikan penabalan marga terhadap Kahiyang Ayu yang sudah kami anggap sebagai anak. Ada raja adat dalam perundingan itu, kemudian disepakati memberi marga Siregar," ujar Doli Siregar.

Doli mengatakan keluarga besar Kahiyang Ayu yang datang bersama rombongan dari Solo, juga turut menyaksikan pengukuhan marga tersebut. Selain itu, teman semarga, serumpun sesuai dengan golongan marga dari keluarga besar Bobby Nasution dan Siregar, hadir dalam pemberian marga itu.

Pemberian marga yang merupakan bagian dari ritual adat terhadap putri Presiden Jokowi tersebut dikawal ketat oleh anggota TNI dan Polri. Pengamanan ini berlanjut sampai selesai acara sesuai undangan untuk umum yang dilaksanakan di Bukit Hijau Regency Taman Setia Budi, Minggu 26 November 2017.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan jumlah personel Polri yang dikerahkan melakukan pengamanan di acara ngunduh mantu Presiden Jokowi mencapai ribuan orang. Dalam pengamanan ini, pihaknya juga berkoordinasi dengan TNI.

"Semua pasukan yang melakukan pengamanan supaya dapat mengantisipasi segala bentuk gangguan keamanan. Seluruh pasukan harus siap menghadapi kondisi darurat di lapangan, seiring pengamanan atas kedatangan Presiden Jokowi dan ibu negara, pejabat negara maupun daerah," kata Paulus.

Sumber ; Beritasatu.com

Tags:

#kahiyangayu #nasution #medan