JK Perintahkan Pasar Bukittinggi Dibangun Lagi Tanpa Investor



Sebarkan :


Views: 20

JK Perintahkan Pasar Bukittinggi Dibangun Lagi Tanpa Investor Satu jam meninjau lokasi terbakarnya Pasar Atas Kota Bukittinggi, Sabtu (4/11), Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mendorong agar pasar yang letaknya tak jauh dari ikon Jam Gadang tersebut segera dibangun kembali.

Namun, JK menginstruksikan agar dilakukan penelitian lebih dahulu perihal penyebab kebakaran, baru diputuskan untuk dibangun ulang atau sekadar merehabilitasi karena lantai dasar pasar tidak terlalu terimbas kebakaran.

"Ya nanti hasil penelitiannya dulu. Hasil penelitiannya bagaimana, dan bagaimana maunya pedagang juga dan pemda. Jadi nanti musyawarahlah cepat ini," kata JK, Sabtu (4/11).

Sebagai keseriusan pemerintah, ditegaskannya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono akan menyiapkan penelitian teknis dan akan dibantu dari Universitas Andalas (Unand).

"Ya pasti. Itu pasti (pemerintah membantu)," tegasnya.

JK memperkirakan kajian membutuhkan waktu dua minggu, setelah itu baru diputuskan akan dibangun ulang atau hanya sekadar rehabilitasi.

Tanpa Investor
JK menegaskan bahwa pembangunan ulang pasar tersebut tidak boleh melibatkan investor karena dianggap akan merugikan masyarakat dengan penetapan harga jual yang tinggi.

"Yang penting tidak boleh investor. Tidak boleh sama sekali investor. Jadi (investor) yang mau berminat sudah jangan coba. Harus dijual ke rakyat tanpa untung. Kalau ongkosnya Rp 10 juta per meter maka dia nilainya seperti itu, tidak boleh dinaik-naikkan," tegasnya.

Lebih lanjut, JK mengatakan setidaknya dibutuhkan dana sebesar Rp 300-400 miliar untuk membangun ulang pasar. Tetapi, nilainya akan lebih sedikit jika diputuskan hanya merehabilitasi saja.

Hanya saja, dari angka tersebut, belum diputuskan pembagian antara daerah dan pusat karena masih menunggu hasil kajian yang dilakukan Kementerian PUPR.

JK hanya memastikan bahwa membangun kembali Pasar Atas Bukittinggi bukanlah hal yang sulit, karena pemerintah juga punya pengalaman yang sama ketika kebakaran terjadi di Pasar Klewer, Solo, Jawa Tengah.

Sebagaimana diketahui, mendadak Wapres JK memutuskan untuk meninjau lokasi terbakarnya Pasar Atas Kota Bukittinggi, dalam kunjungan kerjanya di Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (4/11).

Didampingi Ibu Mufidah Jusuf Kalla, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Asman Abnur, Wakil Menteri Energi, Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Archandra Tahar, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, JK berjalan kaki menyusuri area pasar atas.

Bahkan, JK lama berada di lantai dua pasar atas yang habis terbakar. Dari area tersebut, ia terlihat memberikan sejumlah instruksi kepada Menteri PUPR dan berdiskusi dengan Wali Kota Bukittinggi.

Sebagaimana diberitakan, Pasar Atas Kota Bukittinggi terbakar pada Senin (30/10) pagi. Kebakaran tersebut menyebabkan 357 toko di lantai 2 habis terbakar. Selain itu beberapa toko di lantai 3 dan 1 juga ludes dilahap si jago merah.

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan ada 784 toko di Pasar Atas. Kebanyakan yang dilahap api merupakan toko songket dan bordiran yang menjadi ikon di pusat belanja kota wisata itu.

Terkait kebakaran itu, Kepolisian Resor Bukittinggi dua hari lalu menyatakan akibat korsleting yang membuat trafo di lantai 2 Blok C meledak.

Sumber : BeritaSatu.com 
Tags:

#SumateraBarat