Hari Santri Nasional : Santri Diharapkan Siap Menghadapi Tantangan



Sebarkan :


Views: 24

Yogyakarta- Tepat pada hari ini, Minggu (22/10/2017) adalah peringatan Hari Santri Nasional.

Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Yogyakarta, KH. Ahmad Yubaidi SH MH. mengajak para santri dan santriwati agar siap dalam menghadapi tantangan di era modern ini.

Dia mengatakan, maraknya isu radikalisme belakangan ini kerap dihubung-hubungkan dengan agama, karena isu tersebut pula banyak yang beranggapan bahwa organisasi keagamaan memiliki niat untuk memecah belah bangsa, ia menilai hal tersebut tidaklah benar.

Untuk itu, di hari santri nasional ini ia mengimbau agar para santri dan santriwati tidak terjerumus ke dalam paham tertentu, dan tetap menanamkan nilai-nilai kebangsaan seperti pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

"Tema nasional itu kan tema yang bagus serta relevan, yaitu agar para santri tidak terjerumus ke dalam paham radikalisme bahkan membuat negara ini bercerai berai. Saya harap dengan adanya santri di Indonesia supaya tetap memberi kontribusi positif, mencintai bangsa, dan tidak menyalahi norma yang berlaku," katanya.

Sambungnya, ia menilai banyak tantangan yang dihadapi santri menjelang musim pemilihan umum (pemilu) legislatif dan presiden, dan pastinya akan ada ketegangan politik di dalamnya. Kampanye yang dilakukan dalam pemilu juga tidak hanya dilakukan di dunia nyata, namun juga di dunia maya seperti lewat internet.

Terkadang dalam kampanye lewat dunia maya sarat berbau agama dan menyudutkan pihak tertentu.

Karena hal itulah, diharapkan para santri agar bijak dalam menggunakan internet, serta tidak mudah terpancing bahkan terpengaruh hal-hal yang bermuatan radikalisme.

"Tantangannya sekarang kan narkoba dan radikalisme, keduanya sering menyebar atau informasinya didapat dari internet. Walau begitu, santri boleh-boleh saja akses internet tapi dalam batas wajar bijak dalam memanfaatkan kemajuan teknologi saat ini," ujarnya.

"Untuk itu, santri-santri diharap bisa bersatu dan menghadapi tantangan di era modern tersebut. Karena di posisi sekarang ini kita merasa bahwa harus benar-benar ikut menjaga keutuhan NKRI," pungkasnya.

Tags: