​Gus Ipul Ajak Generasi Milenial Lirik Dunia Usaha



Sebarkan :


Views: 29

Surabaya-Wakil Gubernur Jawa Timur H Saifullah Yusuf mengajak generasi milenial untuk masuk ke dunia usaha. Hal ini lantaran di Jawa Timur masih kekurangan pengusaha ditengah era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Hal ini disampaikan Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah Yusuf dalam Seminar Nasional bertajuk 'Rahasia Sukses di Usia Muda' yang digelar di Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Senin (6/11/2017). Menurutnya, data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2015 menyebutkan bahwa total usia 16-30 tahun muda ada 22,99 persen dari total penduduk di Jatim.

"Mereka (anak muda, red) generasi muda milenial mempunyai optimisme sangat tinggi. Dimana, anak muda ini menganggap kesuksesan dianggap penting untuk masa depannya. Jadi, adik-adik mulai sekarang harus memikirkan masuk ke dunia usaha," katanya.

Gus Ipul menyatakan bahwa optimisme menjadi penting dikalangan anak muda untuk meraih kesuksesan. Sebab, hanya orang optimisme-lah yang bisa sukses. "Orang yang minder akan ditinggal oleh kemajuan zaman. Oleh karena itu, mari kita jaga reputasi kita, jika hari ini susah jangan langsung putus asa," imbuhnya.

Seminar ini, lanjut Gus Ipul, adalah semacam usaha untuk membedah faktor yang menjadi penentu kesuksesan beserta hambatan - hambatan. "Saya kira hasilnya bisa jadi inspirasi untuk pengambilan keputusan di tingkat pemerintah. Kita tunggu hasilnya nanti," tambahnya.

Ditanya, apakah ini bagian kampanye kreatif dan inovatif dengan menyasar anak muda atau generasi milenial dari pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Gus Ipul - Abdullah Azwar Anas pada Pilgub Jatim, Gus Ipul membantahnya. "Tidak, kalau kesini saya sudah sering bahkan tidak kehitung, ya. Sejak jadi Wakil Gubernur sampai sekarang sering diundang oleh BEM Untag. Ini bagian dari sinergi antara kampus dan pemerintah daerah," paparnya.

Terutama menghadapi era globalisasi, lanjut Gus Ipul, dengan bonus demografi yang sudah di depan mata. "Anak-anak muda kita ini kalau optimis efeknya akan cukup bagus. Tapi, kalau pesimis kita juga susah. Ternyata hasil survey mayoritas hampir 90 persen itu optimis," pungkas dia.

Tags: