FUI DIY dan Elemen Umat Islam di Yogyakarta Gelar "Aksi Bela Al Aqsha"



Sebarkan :


Views: 110

Yogyakarta -Ribuan massa dari berbagai ormas dan elemen umat Islam menggelar Longmarch dari Masjid Syuhada Yogyakarta hingga menuju Titik Nol Kilometer. Aksi tersebut digelar dalam rangka “Aksi bela Palestina dan Masjid Al-Aqsha” yang dikoordinir oleh Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI DIY), Minggu (30/07/2017).

Aksi tersebut merupakan respon atas tindakan sewenang-wenang Israel yang telah menutup akses masjid yang merupakan kiblat pertama umat Islam. Selain itu aksi kemarin juga sebagai protes atas tindakan terorisme terhadap umat muslim di Palestina yang telah banyak menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.

Ustad Salim Afilah dalam orasinya mengatakan bahwa atas karunia dari Allah ia dan rombongannya telah pulang dari Baitul Maqdis. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menitipkan pesan dari himpunan ulama-ulama Palestina yang menunggu kedatangan kaum muslimin yang datang dari negeri yang jauh untuk membebaskan Al-Aqsha.

“Satu pesan dari himpunan ulama-ulama Palestina kepada kita semua adalah sejatinya Al-Aqsha dibebaskan dari umat-umat yang datang dari jauh sana. Dan Al-Aqsha kini menunggu penduduk yang datang dari jauh, Al-Aqsha menunggu pejuang-pejuang yang datang dari jauh untuk membebaskan Al-Aqsa,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, mewakili Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Syukri Fadholi mengajak peserta aksi dan masyarakat untuk menyisihkan harta benda yang nantinya bisa diperuntukkan dalam membantu pembebasan Palestina. Selain itu ia juga meminta semua kekuatan islam harus bisa bersatu padu menjaga ukhuwah islamiyah di Indonesia ini.

“Kalaulah kita bersama-sama tidak bisa berjuang ke Palestina setidaknya harta benda kita peruntukkan untuk Allah dalam membebaskan Palestina. Tapi manakala Allah merestui kita berangkat dan berjihad ke Palestina insyaAllah saya berada paling depan mengajak untuk berangkat ke Palestina”.

“Saya meminta semua kekuatan islam harus bisa bersatu padu menjaga esensi dan ukhuwah umat islam di Indonesia ini,” terangnya.

Sehubungan dengan tindakan sewenang-wenang Israel yang menutup akses kinlat pertama umat Islam “Masjidil Aqsha”, serta tindakan terorisme terhdap muslim Palestina sehingga menimbulkan korban jiwa dan luka, maka FUI DIY menyatakan sikap :

1. Mengutuk dan mengecam keras kebijakan zionis Israel Laknatullah yang menutup masjid Al-Aqsha beserta tindakan terorisme yang membunuh muslim Palestina

2. Meminta pemerintah Indonesia mendukung kemerdekaan Palestina, seperti yg dilakukan oleh Palestina saat mendukung kemerdekaan NKRI melalui Mufti besar Palestina Syekh Amin Al Husaini pada tgl 6 september 1944

3. Menuntut kepada OKI dan PBB untuk mengambil langkah tegas terhadap Israel

4. Menyerukan kepada seluruh kaum muslim untuk bersatu melawan arogansi dan aksi terorisme Israel, serta membantu saudara-saudara muslim Palestina, baik dengan dukungan moral maupun bantuan materi.

Tags: