ESDM: Harga Batu Bara PLTU Masih Mengacu HBA



Sebarkan :


Views: 154

Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan formula harga batu bara untuk pembangkit listrik masih tetap. Jual beli batu bara masih merujuk pada Harga Batubara Acuan (HBA). Namun belum dipastikan akan ada revisi patokan harga jual beli tersebut.

Membaiknya harga batu bara yang kini berada di level US$ 95 per ton menjadi tantangan bagi PT PLN (Persero). PLN sudah mengajukan permohonan revisi formula harga batu bara ke Kementerian ESDM. Namun hingga kini tidak jelas bagaimana keputusannya.

"Untuk PLTU masih seperti biasa. Belum ada kebijakan baru," kata Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Bambang Gatot di Jakarta, Kamis (11/1).

PLN sebelumnya mengajukan skema harga batu bara yakni biaya produksi (cost) ditambah margin. Namun sayangnya usulan tersebut telah ditolak Menteri ESDM Ignasius Jonan. Skema cost plus margin sudah berlaku bagi PLTU Mulut Tambang.

Sebelumnya ESDM tengah mengkaji formula harga batu bara untuk PLTU mengacu pada dua index. Selama ini dipakai empat index harga batu bara yang digunakan menyusun HBA yakni Indonesia Coal Index (ICI), New Castle Global Coal (GC), New Castle Export Index (NEX), dan Platts59. Adapun bobot masing-masing indeks sebesar 25 persen dalam formula HBA. Sayangnya belum menjelaskan dua index mana yang bakal digunakan nanti.

Sumber : Beritasatu.com 

Tags: