​Dorong Terciptanya Kerja Sama PT-Industri di JWG 2017



Sebarkan :


Views: 58

Surabaya-Perhelatan 4th Joint Working Group (JWG) Indonesia – Japan, para pimpinan perguruan tinggi di Indonesia dan Jepang sepakat untuk lebih menguatkan kerja sama dengan industri di hotel kawasan Embong Malang Surabaya, Selasa (24/10/2017) kemarin. Hal ini sesuai dengan tema yang diangkat dalam pertemuan kali ini, yakni Strengthening Network for Research, Innovation in Higher Education and Industry.

Staf Ahli Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Hari Purwanto usai pembukaan 4th JWG, mengatakan dorongan kerja sama itu memang menjadi salah satu fokus yang dibahas di forum itu. "Perguruan tinggi di Indonesia diharapkan juga mendapatkan keunggulan akademik. Universitas kita akan sejajar dengan Jepang," kata dia.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan memberikan nilai ekonomi dan manfaat kepada masyarakat. "Jika dulu perguruan tinggi itu ilmunya konservatif, saat ini dituntut oleh Presiden Joko Widodo untuk lebih fleksibel menghadapi perkembangan dunia," ujarnya.

Perguruan tinggi, lanjut dia, dituntut untuk mengikuti perkembangan pasar agar memiliki lulusan yang baik. Perguruan tinggi di Jepang diharapkan bisa turut membantu hal itu karena sudah tradisi panjang kerja sama dengan indonesia. "Perguruan tinggi harus memberikan dasar sains dan teknologi yang diperlukan. Mahasiswa perlu diberikan pemahaman untuk beradaptasi," ucapnya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Pembinaan Kelembagaan Pendidikan Tinggi Kemenristekdikti Totok Prasetyo menyatakan dengan kegiatan 4th JWG diharapkan dapat mengenalkan perguruan tinggi Indonesia ke kancah internasional. "Kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi asing bisa mengenalkan ke universitas kita ke internasional. Selain itu diharapkan, perguruan tinggi di indonesia menyadari untuk selalu meningkatkan mutu," ujarnya.

Kemenristekdikti, kata dia, telah menargetkan beberapa perguruan tinggi negeri untuk bisa masuk rangking 500 besar dunia agar lebih dikenal dunia. "Kami targetkan its 500 besar dunia. ITB, UI, UGM peringaktanya sudah naik tajam. UI di peringakta 270an, ITB 310 sementara UGM 401. ITS saya optimis bisa masuk 500 besar dunia. Itu karena ITS paling banyak lulusan ke Jepang dan kerja sama dengan jepang," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Duta Besar Bidang Kebudayaan dan Pendidikan Jepang Ryo nakamura menyambut baik terselanggaranya forum ini untuk keempat kalinya. "Penting untuk tetap menjaga hubungan Jepang dan Indonesia. Tahun depan ulang tahun 60 hubungan diplomatik Jepang Indonesia. Konfrensi ini sangat tepat dan semoga bermanfaat memperkuat hubungan dua negeri," tuturnya.

Dia optimis kerja sama ini akan meningkat di masa mendatang karena Indonesia dipercaya akan menjadi kekuatan nomor 4 dunia karena adanya bonus demografi. Sedangkan Jepang justru akan mengalami penurunan demografi. 

Tags: