​DKM Masjid Al Muayyanah Tolak Politisasi Masjid



Sebarkan :


Views: 60

Jakarta-berbagai cara dilakukan oknum kelompok atau golongan yang hanya untuk kepentingan politik kelompok atau golonganya, telah mengorbankan masjid yang seharusnya sebagai sarana dan tempat untuk beribadah. Tetapi justru memanfaatkannya sebagai tempat untuk berpolitik praktis.

Atas dasar itu, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan warga sekitar Masjid Al Muayyanah, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat menggelar silahturahmi dan sosialisasi agar warga bersikap hati-hati dan tidak terpengaruh gerakan politik yang berkedok pengajian dan ceramah agama, Minggu (11/3/2018).

Dengan adanya upaya oknum kelompok tertentu memanfaatkan masjid itu, DKM Masjid Al Muayyanah, sangat mendukung masyarakat yang ingin memakmurkan masjid sebagai sara ibadah kepada Allah SWT. Hanya saja DKM menolak keras upaya politisasi masjid dengan kedok apapun.

Penolakan terhadap pemanfaatan masjid untuk kepentingan politik, juga diserukan oleh pemuka agama di Lingkungan Jatirasa Jatiasih, yang juga menolak keras politisasi masjid dengan alasan dan dalih apapun, termasuk dengan gerakan sholat berjamaah, tausiyah dan sebagainya. Para pemuka agama tersebut melarang kompanye di masjid, karena masjid sebagai sarana beribadah umat Islam bukan tempat berpolitik praktis.

Harus menjadi perhatian umat islam di tahun politik dimana pilkada dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, sekaligus sebagai bagian dari barometer politik di Pilpres dan Pileg 2019 mendatang. Tentunta upaya politisasi masjid akan semakin masif dilakukan oleh kelompok masyarakat yang ingin memenangkan pasangan calon tertentu.

Gerakan politisasi masjid, sudah pasti akan dibarengi dengan ujaran yang menjelekkan pasangan maupun pihak lain yang bersebarangan dengan mereka secara politik. Tentu hal ini bisa  menimbulkan perpecahan umat.

Untuk menangkal hal itu, DKM dan masyarakat di sekitar Masjid Al Muayyanah menggelar silahturahmi deklarasi dan sosialisasi stop politisasi masjid. Dan juga menyerukan kepada masyarakar agar menjadikan masjid sebagai sarana beribadah umat Islam, bukan malah dijadikan tempat berpolitik praktis.

Tags: