Ansor Surabaya : Jangan Menuduh Orang Sembarangan



Sebarkan :


Views: 19

Surabaya - Pada Awal tahun 2018 lalu, Ketua Umum PBNU KH Said Agil Siradj pernah dihina oleh Sugi Nur Raharja alias Gus Nur. Sikapnya yang kurang sopan tersebut menyudutkan NU, GP Ansor dan Banser hingga viral di media sosial seakan menjadi cambukan di tubuh Ansor.

Ketua PC Ansor Kota Surabaya M Faridz Afif mengatakan bahwa Gus Nur telah bertabayun dan meminta maaf atas pernyataan keras yang ditujukan kepada Ketum PBNU ini karena dianggap Syiah.

"Saya tegaskan lagi, bahwasanya Jangan pernah menuduh atau menjustifikasi, menghukum seseorang mengkafir-kafirkan seseorang kalau belum tahu Betul," kata Afif saat ditemui di Surabaya, Rabu (11/7/2018).

Menurut dia, Ketum PBNU adalah orang yang mencintai Negara dan Ahlussunnah Wal Jamaah, Islam nusantara yang menjaga kultur budaya Indonesia ini tetap abadi selamanya.

"Jadi, melihat begitu, kita diamkan saja. Cuma kami ini berharap sama Gus Nur, beliau ini kan orang yang memang didengarkan banyak orang. Kalau beliau itu ulama, terus beliau seperti itu sama juga dia merusak dirinya sendiri. Sama juga dia menodai dirinya sendiri yang sudah dikenal oleh masyarakat," terangnya.

Meski begitu, Ansor, tambah Afif, tidak akan mempermasalahkan jika dakwah-dakwahnya bernuansa kebaikan. Di mana, dakwah yang mengajak masyarakat untuk berbuat baik. "Tapi, kalau sudah melakukan pemberontakan kepada Negara, penghianatan terhadap Negara, pelecehan tata Negara, Ansor dan Banser akan berada di depan," pungkas Afif. (*)

Tags: