Aktivitas Warga Bali Berangsur Normal



Sebarkan :


Views: 167

Mangupura, Badung - Aktivitas masyarakat Hindu di Bali mulai tampak kembali berangsur normal seperti biasa, Minggu, setelah ritual caturbrata Hari Raya Nyepi usai dilaksanakan selama 24 jam sedari Sabtu (17/3) pukul 06.00 Wita.

Pewarta Antara di wilayah Desa Adat Tuban, melaporkan aktivitas warga Pulau Dewata itu pulih kembali setelah pukul 06.00 Wita, sehingga jalanan yang pada saat Hari Raya Nyepi tampak lengang, kini mulai tampak dilewati oleh sejumlah pengendara.

Tak hanya umat Hindu, warga beragama lain yang selama satu hari sebelumnya juga berada di dalam rumah, tampak telah mulai keluar rumah. Wisatawan dan tamu hotel yang seharian menikmati suasana Hari Raya Nyepi dari dalam hotel, juga mulai beraktivitas keluar hotel.

Bandara Internasional Ngurah Rai juga mulai beroperasi kembali.

Meskipun aktivitas warga setelah Nyepi sudah mulai normal, tampak suasana hari raya masih terasa di wilayah Bali. Hal tersebut karena pada hari ini umat Hindu di Bali memasuki ngembak geni atau yang berarti bebas menyalakan api.

Bendesa Adat Tuban, I Wayan Mendra menjelaskan meskipun saat ngembak geni masyarakat dapat beraktivitas seperti hari biasa, tetapi kebanyakan umat Hindu memanfaatkan hari ini untuk melakukan dharma santi Nyepi atau saling bersilaturahmi.

"Sama seperti umat Muslim yang bersilaturahmi saat Idulfitri, kami setelah menjalani caturbrata penyepian atau pada saat ngembak genijuga bersilaturahmi dengan keluarga dan teman-teman," ujarnya.

I Wayan Mendra mengatakan pada saat ngembak geni di wilayahnya juga digelar kegiatan pasar majelangu yang diangkat dari tradisi med-medan atau yang berarti tarik tambang.

"Pasar majelangu yang hari ini kami gelar di sepanjang Jalan Raya Tuban akan menampung ratusan warga yang membuka kios yang menjual berbagai barang usaha kecil menengah berskala lokal hingga internasional," ujarnya.

Sumber: BeritasSatu.com

Tags: