Ahmad Muzzamil : Bahaya Radikalisasi Agama Dan Materialisasi Agama



Sebarkan :


Views: 63

Yogjakarta – Pengasuh Ponpes Miftahul Umum Yogyakarta, KH. Ahmad Muzzamil saat menjadi pembicara di seminar nasional dengan tema “Mewujudkan Sikap Bela Negera dan Menjaga Nilai-Nilai Pancasila Dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI, Gerakan Kampus Tolak Radikalisme dan Intoleran" di UPN Veteran Yogyakarta, Sabtu (10/3/2018). Menyoroti tentang bahaya radikalisasi agama dan materialisasi agama.

Muzzamil menjelaskan tentang bahaya radikalisme di Indonesia, ada dua hal yang dianggapnya berbahaya yakni radikalisasi agama dan materialisasi agama. “Dua hal ini sama-sama bahayanya,” kata KH. Ahmad Muzzamil.

Dikatakan KH. Ahmad Muzzamil, radikalisasi agama akarnya dari materialisasi agama. Pemahaman agama dari materinya saja misal jihad membela agama. Namun, kata dia, ada pemahaman jihad fi Sabilillah yang salah kaprah sehingga merusak pribadi Islam itu sendiri. “Mereka yang menindas mahluk ciptaan Allah berarti melawan Allah. Yang harus kita bela itu adalah negara. Jadi jihad fisabililah itu tidak selalu perang,” bebernya.

KH Ahmad Muzzamil melanjutkan jihad fi Sabilillah itu bisa juga membela sesama manusia yang sedang tertindas dan menjaga alam. “Yang sekarang sedang terjadi muncul kelompok yang memiliki kepentingan untuk memecah belah bangsa,” Jelasnya.

Seminar nasional itu sendiri di selenggarakan, sebagai upaya untuk menamkan kepada generasi muda agar tetap memiliki jiwa bela negara, memiliki semangat menjaga nilai – nilai Pancasila dan tidak terjerumus faham radikalisme yang saat ini mengintai generasi muda.

Tags: