Ada Ancaman, Acara Kebaktian Nasional Dibatalkan



Sebarkan :


Views: 26

Yogyakarta- Panitia Pusat Kebaktian Nasional Reformasi 500 Tahun Gereja Tuhan memutuskan membatalkan acara Kebaktian Nasional Reformasi 500 Tahun Gereja Tuhan. Acara tersebut rencananya akan diselenggarakan, Jumat (20/10/2017) di Stadion Kridosono, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Alasan utama pembatalan adalah untuk menjaga ketentraman beragama di Indonesia.

Salah seorang panitia bernama Bunawan mengungkapkan, awalnya persiapan penyelenggaraan berjalan dengan baik. Hingga akhirnya ada beberapa pihak mengancam agar acara tersebut tidak diselenggarakan di Yogyakarta.

”Seluruh persiapan Kebaktian sudah dikerjakan oleh panitia lokal sejak Mei lalu, baik rekomendasi dari Bimas Kristen DIY, dari Polsek dan Polres, serta Surat Pemberitahuan ke Polda DIY, demikian juga seluruh kewajiban dalam penyewaan Stadion Kridosono sudah terpenuhi,” ungkapnya.

Namun, dia mengungkapkan, penyewaan Stadion Kridosono dibatalkan secara sepihak pada tanggal 12 Oktober 2017, 8 hari dari hari pelaksanaan. Pihak stadion beralasan situasi DI Yogyakarta yang sedang tidak kondusif dan adanya surat pernyataan keberatan yang ditujukan kepada Polda DI Yogyakarta. Pembatalan sepihak dikonfirmasikan kembali secara tertulis pada tanggal 17 Oktober 2017 setelah diadakan dialog sebelumnya.

“Kami sangat menyesalkan adanya kesimpulan berkenaan dengan situasi keamanan DIY yang diambil oleh bukan pihak berwajib dan menjadikannya alasan penolakan. Hal ini dapat mencoreng citra NKRI yang ramah dan toleran di dunia internasional, khususnya citra DI Yogyakarta,” tegas Bunawan.

Dia juga mengklarifikasi bahwa ihwal Stephen Tong selama 60 tahun lebih pelayanan, Stephen tidak pernah melakukan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) penyembuhan fisik seperti yang disebutkan dalam surat dari dua organisasi masyarakat (ormas) beberapa waktu belakangan ini.

“Stephen Tong hanya melakukan KKR yang menekankan pertobatan sejati dari manusia berdosa kembali di dalam Tuhan Yesus Kristus kepada Allah Tritunggal” terangnya.

Dia mengaku, sangat sedih dan kecewa atas keputusan ini yang mengakibatkan ribuan umat Kristen di DI Yogyakarta dan sekitarnya tidak dapat menjalankan ibadah Peringatan 500 Tahun Reformasi Gereja Tuhan.

Peringatan 500 Tahun Reformasi Gereja Tuhan merupakan rangkaian acara yang digelar di 17 kota di seluruh Indonesia dan 22 kota lainnya di luar negeri, seperti London, New York, Washington DC, San Fransisco, Sydney, Melbourne, Taipei, Singapura, Kuala Lumpur, dan lainnya. Yogyakarta merupakan kota ke-16,

Tags: